facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Surya Paloh Sebut Aceh Sudah 'Lampu Merah'

Suhardiman Senin, 27 Juni 2022 | 17:09 WIB

Surya Paloh Sebut Aceh Sudah 'Lampu Merah'
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. [Antara]

Namun demikian, faktanya hari ini Aceh, masih menjadi provinsi tertinggal dari segala aspek dengan kemajuan yang telah dicapai daerah lain.

SuaraSumut.id - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan, saat ini Aceh sudah masuk dalam kategori 'lampu merah'.

"Sudah 'lampu merah' daerah ini (Aceh). Provinsi yang kaya berubah menjadi yang miskin," kata Surya Paloh, melansir Antara, Senin (27/6/2022).

Sebagai putra Aceh, Surya Paloh melihat daerah ini banyak karunia dari Allah SWT, seperti tanah subur, posisi strategis, sumber kekayaan alam melimpah serta memiliki catatan sejarah yang luar biasa.

Namun demikian, faktanya hari ini Aceh, masih menjadi provinsi tertinggal dari segala aspek dengan kemajuan yang telah dicapai daerah lain.

Baca Juga: Keluarga Korban Dugaan Penyiksaan Polisi Unjuk Rasa di Polda Sumbar: Suami Saya Bengkak di Kepala, Kencing Berdarah

"Ini sangat memperhatikan, apa yang kurang, apa yang salah pada diri kita sebagai rakyat Aceh, ini harus kita jawab bersama," katanya.

Ia mengatakan, rakyat Aceh memiliki jiwa bersahabat, saling menghormati, penuh kebanggaan, namun sekarang menjadi masyarakat yang kehilangan kepercayaan diri.

Dirinya mengaku prihatin karena proses demoralisasi sudah terjadi, bahkan lebih dahsyat dibandingkan daerah lain, hal ini salah satu yang dimaksudkan lampu merah.

"Jika Aceh hanya tertinggal dalam pembangunan fisik, gedung dan jalan yang kurang memadai dan pelabuhan kurang baik tidak menjadi permasalahan besar karena masih bisa diperbaiki," katanya.

Jika cara berfikir bertolak belakang dengan nilai moralitas, pendekatan syariah, nilai keagamaan, maka ini yang menjadi lampu merah.

Baca Juga: BMKG Minta Waspada Cuaca Ekstrem di Kalimantan Selatan, Pertumbuhan Awan Hujan Masih Tinggi

"Ini yang membuat saya putra Aceh berduka. Kita tidak boleh membiarkannya, ini warning bagi saya, kita harus bangun kembali Aceh ini. Bukan saatnya lagi kita menyalahkan satu sama lain," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait