Tingkatkan Kualitas Pendidikan, MAN 1 Rencanakan Digitalisasi Madrasah

digitalisasi terus berkembang hampir di seluruh bidang, termasuk dunia pendidikan.

Suhardiman
Rabu, 29 Juni 2022 | 13:43 WIB
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, MAN 1 Rencanakan Digitalisasi Madrasah
MAN 1 Rencanakan Digitalisasi Madrasah. [Ist]

SuaraSumut.id - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan berencana akan meningkatkan fasilitas pendidikan dengan melengkapi ruang-ruang kelas dengan perangkat digital, termasuk kamera AI (Artificial Intelligence).

Kepala MAN 1 Medan Reza Faisal mengatakan, digitalisasi terus berkembang hampir di seluruh bidang, termasuk dunia pendidikan.

"Kita tahu pemerintah juga terus berupaya mempercepat digitalisasi di dunia pendidikan, ini untuk menjadikan proses belajar mengajar bisa lebih dinamis serta efisien," kata Reza, Rabu (29/6/2022).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) Republik Indonesia No.16 Tahun 2020 tentang Komite Madrasah yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan pelayanan madrasah dan pengembangan madrasah, Komite MAN 1 Medan telah mengundang orangtua calon siswa-siswi untuk mengikuti rapat komite.

Dalam rapat banyak hal yang dibicarakan mulai dari perlengkapan siswa, pengembangan madrasah, program unggulan madrasah, digitalisasi madrasah.

Baca Juga:Polisi Tangkap Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Kota Ambon

"Para orangtua siswa-siswi dapat memahami dan menyepakati program unggulan dan rencana madrasah yang kita sampaikan serta mendukung program tersebut," ujarnya.

Untuk menunjang peningkatan mutu pendidikan pelayanan madrasah, ada 19 buku yang wajib dimiliki siswa. Bagi siswa yang tidak mampu secara ekonomi, pihaknya akan memberi bantuan dengan melengkapi syarat-syarat yang diperlukan seperti surat miskin dari kelurahan atau desa.

Syarifah yang juga WKM Kesiswaan mengatakan, bahwa MAN 1 Medan telah dua tahun menerapkan program SKS pada siswa-siswi dan telah menamatkan sebanyak 12 orang.

Dalam Program SKS ini, kata Syarifah, seseorang siswa yang memiliki kecerdasan bisa tamat dalam waktu dua tahun.

"Seseorang anak jangan sampai berhenti belajar hanya karena ketidak mampuan ekonomi orang tua," kata Syarifah.

Baca Juga:6 Idiom Bahasa Inggris untuk Bilang Suka ke Crush, Anti-mainstream!

Ketua PPDB mengatakan, saat ini merupakan tahap akhir dari semua proses PPDB, yaitu daftar ulang dan tes urine bagi calon siswa yang diyatakan lulus seleksi.

"Ini sangat penting untuk deteksi dini para calon siswa-siswi dari penyalahgunaan narkotika. Tes urine bekerja sama dengan BNNP Sumut," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini