facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diminta Edy Rahmayadi Tutup Holywings, Bobby Nasution: Jangan Bilang Saya Lawan Gubernur, Provinsi Mau Tutup Silahkan!

Suhardiman Senin, 04 Juli 2022 | 13:42 WIB

Diminta Edy Rahmayadi Tutup Holywings, Bobby Nasution: Jangan Bilang Saya Lawan Gubernur, Provinsi Mau Tutup Silahkan!
Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda memberikan penjelasan terkait kabar hilangnya sepeda motor saat HUT Kota Medan. [Suara.com/M.Aribowo]

Untuk itu, Pemkot Medan hanya melakukan imbauan saja kepada Holywings untuk menutup usahanya.

SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan penjelasan soal adanya desakan penutupan Holywings. Desakan penutupan Holywings pasca heboh promo minuman beralkohol yang mencatut nama 'Muhammad'dan 'Maria'.

Permintaan penutupan salah satunya datang dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Ia mengimbau Bupati/Wali Kota menutup lokasi hiburan malam tersebut. Edy mengaku kewenangan untuk menutup tempat-tempat hiburan malam hanya bisa dilakukan oleh Walikota/Bupati setempat.

Terkait hal itu, Bobby mengatakan, berdasarkan peraturan pemerintah (PP) nomor 5 tahun 2021 tentang penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, kewenangan penutupan Holywings ada di tangan pemerintah provinsi (Pemprov).

"Gini ya, yang ingin saya tegaskan kemarin dari Holywings sama-sama kita lihat. Saya sudah menyatakan kemarin saya bukan mau ikut-ikutan," kata Bobby, Senin (4/7/2022).

Baca Juga: Viral, Tentara Menyerah Tanpa Syarat Melihat Emak-Emak Terobos Jalan yang Dicor, Netizen: Bukan Salah Ibunya

"Dan tolong mohon maaf jangan kalian bilang saya menentang Pak Gubernur, Pak Wagub, cuma baca betul-betul aturannya menurut PP nomor 5 tahun 2021 itu aturannya yang mengeluarkan izin beresiko tinggi di provinsi," sambungnya.

Bobby menjelaskan, PP nomor 5 tahun 2021 merupakan aturan termutakhir mengenai penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Untuk itu, Pemkot Medan hanya melakukan imbauan saja kepada Holywings untuk menutup usahanya.

"Memang PP yang lama tahun 2018 itu (izin) berada di kabupaten Kota. Menurut PP yang lama belum ada konfirmasi dari Holywings, dan bersama Pak Kapolres kemarin sudah kita imbau untuk tutup," ujarnya.

Bobby mengatakan, berdasarkan peraturan baru yang termaktub dalam PP nomor 5 tahun 2021 itu Holywings harus memutasi/ migrasi izinnya ke provinsi. Dan wewenang untuk resmi menutup Holywings ada di provinsi.

"Jadi yang hanya bilang wewenang wali kota tidak. Jangan bilang saya lawan gubernur atau wakil gubernur tidak. Baca aturannya betul-betul dan PP yang termutakhir jadi silahkan saja provinsi mau tutup itu silahkan," tegasnya.

Baca Juga: Aksi Cepat Tanggap Trending Topic di Twitter, Berikut Sosok Pemimpin dan Daftar Nama Petinggi Yayasan

"Sudah saya katakan izinnya dari kabupaten/kota, mereka belum memenuhi pemenuhan komitmen jadi sudah ditutup dan dari kemarin sudah tidak beroperasi lagi," kata Bobby.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait