facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Empat Kecamatan di Nagan Raya Berpotensi Dilanda Banjir

Suhardiman Selasa, 05 Juli 2022 | 13:42 WIB

Empat Kecamatan di Nagan Raya Berpotensi Dilanda Banjir
Ilustrasi banjir (Unsplash.com/ Chris Gallagher)

Pasalnya, intensitas curah hujan sejak dua pekan terakhir masih tinggi.

SuaraSumut.id - Puluhan desa di empat kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, masih berpotensi dilanda banjir. Pasalnya, intensitas curah hujan sejak dua pekan terakhir masih tinggi.

Empat kecamatan yang masih berpotensi dilanda banjir, yaitu Kecamatan Tripa Makmur, Darul Makmur, Tadu Raya, dan Kuala Pesisir.

Demikian dikatakan Sekretaris BPBD Nagan Raya, Aceh Said Nazaruddin, melansir Antara, Selasa (5/7/2022).

"Keempat kecamatan itu rawan dilanda banjir besar karena disebabkan faktor alam, dan berada di kawasan pesisir atau hilir aliran sungai," katanya.

Baca Juga: Jangan Percaya, 5 Hoaks Seputar Obat Covid-19 yang Disebut Bisa Menyembuhkan Infeksi Virus Corona!

Saat terjadinya hujan lebat maka dipastikan puluhan desa di empat kecamatan itu setiap tahunnya sering terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 70 sentimeter hingga 1,5 meter.

Ia menambahkan, dari empat kecamatan di Nagan Raya yang sangat rawan dilanda banjir besar, tercatat dua kecamatan yang sangat rawan terjadinya rendaman banjir besar dengan ketinggian air mencapai di atas satu meter.

Ada pun dua kecamatan tersebut seperti Kecamatan Tripa Makmur dan sebagian Kecamatan Darul Makmur.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Krueng
Lamie, agar meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan seperti saat ini.

Hal tersebut diharapkan agar warga ketika terjadinya banjir luapan, masyarakat bisa terhindar dari tingginya luapan air sungai.

Baca Juga: Volume Kendaraan di Bundaran HI Naik 9 Persen per Minggu, Dishub DKI Terapkan Uji Coba Rekayasa Lalin

Baca Juga

13:37 WIB
Berikan Buku Ini Agar Anak Gemar Membaca

Berikan Buku Ini Agar Anak Gemar Membaca

Kegemaran membaca buku sebenarnya dapat dibiasakan sejak usia dini. Sejak masih bayi sudah dikenalkan dengan buku. Orang tua juga perlu memberikan contoh kepada anak bahwa membaca buku bukanlah hal yang membosankan.

Selengkapnya

Komentar

Berita Terkait