Sentil Keras Organisasi Kepemudaan di Kota Medan, Bobby Nasution: Jangan Jadi Bodoh!

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyentil organisasi kepemudaan yang bertindak meresahkan masyarakat dan membuat jelek nama Kota Medan.

Riki Chandra
Jum'at, 15 Juli 2022 | 11:20 WIB
Sentil Keras Organisasi Kepemudaan di Kota Medan, Bobby Nasution: Jangan Jadi Bodoh!
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memberikan kata sambutan yang menyentil organisasi kepemudaan di Medan. [Suara.com/M Aribowo]

Wali Kota Medan juga mengemukakan mengenai kondisi maraknya peredaran narkoba yang semakin parah, dan mengajak organisasi kepemudaan untuk berperan memberantasnya.

"Biar kelihatan OKP mana yang pro pemberantasan narkoba, karena Sumatera Utara ini nomor satu pengguna narkobanya di Indonesia. Dan tidak lepas juga Kota Medan penyumbang terbesarnya," ujarnya.

Oleh karena itu, Bobby mengajak semua pihak khususnya pemuda untuk sama-sama menyelesaikan persoalan yang ada di Kota Medan ini.

"Degan cara yang baik, pemikiran yang baik," katanya.

Baca Juga:Siap Berkolaborasi dengan Bobby Nasution, AMPI Medan: Jadikan Kota Ini Barometer Pemuda di Indonesia

Kontributor : M. Aribowo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini