facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

PSSI Sebut Tiket Final AFF U-16 Indonesia Vs Vietnam Ludes Terjual

Riki Chandra Jum'at, 12 Agustus 2022 | 18:20 WIB

PSSI Sebut Tiket Final AFF U-16 Indonesia Vs Vietnam Ludes Terjual
Stadion Maguwoharjo, Sleman, tempat pertandingan Final Piala AFF U-16 antara Indonesia melawan Vietnam. [Dok.Antara]

Ketua Divisi Pembinaan Suporter PSSI, Budiman Dalimunthe mengatakan bahwa tiket laga final Piala AFF U-16 2022 Indonesia Vs Vietnam habis terjual.

SuaraSumut.id - Ketua Divisi Pembinaan Suporter PSSI, Budiman Dalimunthe mengatakan bahwa tiket laga final Piala AFF U-16 2022 Indonesia Vs Vietnam habis terjual. Diketahui, laga puncak ini akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (12/8) pukul 20.00 WIB.

Budiman mengatakan, karcis sudah ludes sejak siang hari. "Insyallah, sold out untuk kuota yang disiapkan," ujarnya.

Menurut Budiman, jumlah tiket yang dijual untuk pertandingan final Indonesia versus Vietnam adalah lebih dari setengah dari kapasitas maksimal arena pertandingan, Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Adapun jumlah maksimal yang bisa ditampung Maguwoharjo yaitu 31.700 penonton.

Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia U-16 vs Vietnam, Final Piala AFF U-16 2022 Malam Ini

Dengan demikian, total suporter Indonesia yang akan hadir di Stadion Maguwoharjo untuk pertandingan Indonesia kontra Vietnam sekitar 15.000 orang.

Jumlah itu menjadi yang terbanyak selama penyelenggaraan Piala AFF U-16 2022 di Yogyakarta.

Sebelumnya, jumlah penonton paling ramai tercatat juga pada pertandingan Indonesia melawan Vietnam dalam Grup A, Sabtu (6/8), yakni 10.599 orang.

Budiman Dalimunthe pun meminta suporter untuk menjaga ketertiban baik di dalam maupun di luar stadion.

Suporter, dia melanjutkan, dilarang membawa dan menyalakan benda-benda berbahaya seperti suar (flare) serta bom asap (smoke bomb).

Baca Juga: Jelang Final Piala AFF U-16 Indonesia Vs Vietnam, Fakhri Husaini Beri Pesan Ini

"Penonton juga tak boleh melakukan hal negatif lain misalnya melempar benda-benda lapangan dan mengucapkan sesuatu yang berkaitan dengan rasisme. Kemudian, penonton yang tak memiliki tiket dimohon jangan datang ke stadion. Semua tiket dijual secara daring," kata Budiman.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait