Pemkot Medan Gusur 49 Bangunan Liar Antisipasi Banjir

"Total 49 pos hingga hari ini, seperti pos ormas, OKP (organisasi kemasyarakatan pemuda), partai politik dan pos kamling (keamanan lingkungan)," ucap Rakhmat.

Erick Tanjung
Selasa, 27 September 2022 | 01:12 WIB
Pemkot Medan Gusur 49 Bangunan Liar Antisipasi Banjir
Sejumlah petugas Satpol PP Kota Medan sedang membongkar satu pos ormas di Medan, Sumatera Utara. (Dok Antara)

SuaraSumut.id - Pemerintah Kota Medan melalui tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP telah menertibkan sebanyak 49 bangunan liar di atas drainase mengantisipasi banjir di wilayah setempat.

"Total 49 pos hingga hari ini, seperti pos ormas, OKP (organisasi kemasyarakatan pemuda), partai politik dan pos kamling (keamanan lingkungan)," ucap Kepala Satpol PP Medan Rakhmat Harahap di Medan, Senin (26/9/2022).

Pembongkaran bangunan liar di atas drainase ini, lanjut dia, merupakan upaya Pemkot Medan dalam mengatasi permasalahan banjir yang terjadi di suatu kawasan Kota Medan.

Kegiatan pembongkaran ini dimulai dari salah satu kecamatan di Medan bagian Utara, tepatnya di Medan Marelan karena ada empat pos berdiri menyalahi aturan yang berlaku.

Baca Juga:Bongkar 45 Bangunan yang Berdiri di Atas Drainase, Bobby Nasution Bilang Begini

Kemudian terdapat tujuh kecamatan meliputi Medan Maimun, Medan Labuhan, Medan Tembung, Medan Denai, Medan Baru, Medan Tuntungan dan Medan Area.

Di antaranya, ia merinci, pos ormas atau OKP yang dibongkar berjumlah 23 unit, lalu 12 pos keamanan lingkungan, tiga pos partai politik, dan lima unit pos pedagang kaki lima.

"Hingga kini belum ada kendala berarti ketikan pembongkaran dilakukan, meski sempat terjadi penolakan. Tapi setelah kita jelaskan, penertiban kembali dilanjutkan," kata Rahkmat.

Wali Kota Medan Bobby Nasution pekan lalu menyebut pembongkaran pos partai politik dan pos OKP di atas drainase maupun jalur hijau cuma ingin mewujudkan Medan kota metropolitan.

"Di sini, saya mohon maaf atas pembongkaran yang dilakukan. Mungkin banyak bangunan milik partai politik maupun OKP yang kami robohkan," ujar Bobby.

Baca Juga:Bobby Nasution Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan GMNI Sumut

Pembongkaran itu, jelas dia, bukan sengaja untuk menghilangkan simbol-simbol partai politik maupun OKP, tapi sebagai upaya menjadikan ibu kota Provinsi Sumatera Utara menjadi kota metropolitan bebas banjir. (Antara)

Terkini

Tentunya hal ini merupakan kesempatan yang baik untuk meningkatkan kualitas UMKM di Kota Medan yang mencakup digitalisasi dan keuangan.

News | 00:43 WIB

saat ini LS menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polrestabes Medan.

News | 17:48 WIB

MUI Jabar akan membuat surat ederan yang akan disebarkan melalui MUI yang ada di kabupaten dan kota.

News | 17:14 WIB

saat ini oknum TNI tersebut diamankan di Polisi Militer dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut.

News | 11:56 WIB

Total 50 anak penyandang disabilitas yang ikut serta dalam acara ini.

News | 01:15 WIB

keduanya berinisial AA dan LS.

News | 15:21 WIB

lokasi tempat berlangsungnya acara bisa menjadi tempat bertemu dan berpromosi para pengusaha ekonomi menengah.

News | 13:31 WIB

Sedangkan stand up diikuti oleh 50 peserta.

News | 00:44 WIB

Petugas menyita barang bukti berupa dua buah kain sarung yang dicuri pelaku dari rumah adat melayu tersebut.

News | 16:32 WIB

Hal ini mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka diduga karena tembakan senapan angin.

News | 15:37 WIB

Bobby meminta Forkopimda Kota Medan terus berkolaborasi demi terciptanya situaasi yang aman dan kondusif.

News | 12:21 WIB

Tidak hanya pembenahan di lokasi, promosi dan pengenalan lokasi berbasis digitali gencar dilakukan.

News | 18:03 WIB

Aplikasi ini untuk mengoptimalisasi pelayanan kepada masyarakat dan perusahaan yang ada di Kota Medan dalam bidang ketenagakerjaan.

News | 16:08 WIB

Kemenyan tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Getah dari pohon hamijon ini kerap dikaitkan dengan hal mistis.

News | 12:00 WIB
Tampilkan lebih banyak