Harap Waspada, Malas Gerak hingga Rokok Picu Penyakit Jantung Koroner Usia Muda

Kecanggihan teknologi dan kehidupan di daerah perkotaan, kata Eva, cenderung memicu kebiasaan malas gerak.

Suhardiman
Kamis, 29 September 2022 | 11:19 WIB
Harap Waspada, Malas Gerak hingga Rokok Picu Penyakit Jantung Koroner Usia Muda
ilustrasi Jantung (Pixabay.com)

SuaraSumut.id - Gaya hidup tidak sehat seperti malas gerak hingga rokok dinilai memicu peningkatan angka kasus penyakit jantung koroner di usia muda.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia Radityo Prakoso melansir Antara, Kamis (29/9/2022).

"Terdapat peningkatan prevalensi serangan jantung pada usia kurang dari 40 tahun sebanyak 2 persen setiap tahunnya dari tahun 2000 sampai 2016," kata Radityo.

Peningkatan angka itu akibat dari prevalensi obesitas, darah tinggi, kebiasaan merokok, dan kolesterol tinggi yang dialami usia muda.

Baca Juga:Mengenang Komisaris Utama Wismilak (alm) Willy Walla, Ini Profil Lengkapnya

Penyakit jantung koroner terjadi karena ada sumbatan pada pembuluh koroner akibat deposit kolesterol atau inflamasi (peradangan).

Gaya hidup tidak sehat menjadi penyebab paling umum dari penyakit jantung koroner di usia muda. Masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, berhenti merokok, berhenti makan makanan berlemak, berhenti konsumsi alkohol, dan rajin olah raga minimal 30 menit sehari.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Eva Susanti mengatakan, faktor risiko lain adalah konsumsi gula, garam, dan lemak yang tidak terkontrol.

Data kemenkes menunjukkan 28,7 persen masyarakat Indonesia mengkonsumsi gula, garam, lemak melebihi batas yang dianjurkan, yakni gula sebanyak 50 gram per hari (4 sdm), garam sebanyak 2 gram (sdt), dan lemak sebanyak 67 gram (5 sdm).

Dirinya juga menyoroti peningkatan prevalensi perokok pada kisaran umur 10 hingga 18 tahun.

Baca Juga:Ini Tempat Wisata Tasikmalaya yang Populer, Konon Ada Lorong di Sebuah Gua Bisa Tembus ke Makkah

"Terjadi peningkatan hampir 200 persen untuk yang merokok menggunakan rokok elektrik," katanya.

Lifestyle

Terkini

saat ini oknum TNI tersebut diamankan di Polisi Militer dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut.

News | 11:56 WIB

Total 50 anak penyandang disabilitas yang ikut serta dalam acara ini.

News | 01:15 WIB

keduanya berinisial AA dan LS.

News | 15:21 WIB

lokasi tempat berlangsungnya acara bisa menjadi tempat bertemu dan berpromosi para pengusaha ekonomi menengah.

News | 13:31 WIB

Sedangkan stand up diikuti oleh 50 peserta.

News | 00:44 WIB

Petugas menyita barang bukti berupa dua buah kain sarung yang dicuri pelaku dari rumah adat melayu tersebut.

News | 16:32 WIB

Hal ini mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka diduga karena tembakan senapan angin.

News | 15:37 WIB

Bobby meminta Forkopimda Kota Medan terus berkolaborasi demi terciptanya situaasi yang aman dan kondusif.

News | 12:21 WIB

Tidak hanya pembenahan di lokasi, promosi dan pengenalan lokasi berbasis digitali gencar dilakukan.

News | 18:03 WIB

Aplikasi ini untuk mengoptimalisasi pelayanan kepada masyarakat dan perusahaan yang ada di Kota Medan dalam bidang ketenagakerjaan.

News | 16:08 WIB

Kemenyan tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Getah dari pohon hamijon ini kerap dikaitkan dengan hal mistis.

News | 12:00 WIB

BPTD I Aceh menggelar raker untuk antisipasi libur panjang akhir tahun

News | 04:00 WIB

Terakhir, polisi telah menyita aset Apin BK berupa 21 jetski, 2 speedboat dan satu kapal yacht.

News | 19:34 WIB
Tampilkan lebih banyak