Buat Malu Aja, Oknum Wartawan Peras Kelompok Petani Ditangkap, Pernah Jadi Kepala Desa Lalu Dipecat

Dalam menjalankan aksinya, kata Tonny, pelaku kerap berkeliling desa untuk mengonfirmasi berbagai temuan-temuan kasus.

Suhardiman
Kamis, 29 September 2022 | 11:44 WIB
Buat Malu Aja, Oknum Wartawan Peras Kelompok Petani Ditangkap, Pernah Jadi Kepala Desa Lalu Dipecat
Ilustrasi penangkapan. [Suara.com/Eko Faizin]

SuaraSumut.id - Seorang oknum wartawan media online berinisial SE (40), warga Kabupaten Rejang Lebong ditangkap karena diduga memeras kelompok tani.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Tonny Kurniawan mengatakan, SE ditangkap petugas Polsek Bermani Ulu.

"SE ditangkap setelah melakukan pemerasan terhadap ketua kelompok tani di Desa Air Bening, pada 27 September 2022," katanya melansir Antara, Kamis (29/9/2022).

Dalam menjalankan aksinya, kata Tonny, pelaku kerap berkeliling desa untuk mengonfirmasi berbagai temuan-temuan kasus.

"Pelaku mengancam korban akan memberitakan dugaan penggelapan sapi yang diberikan kepada kelompoknya. Padahal sudah dijawab korban itu tidak benar dan kemudian pelaku meminta uang Rp 3,5 juta," ungkapnya.

Baca Juga:Tahap Pendaftaran Pendataan Non ASN 2022 Segera Ditutup. Siapa Saja yang Bisa Daftar?

Korban yang merasa ketakutan memberikan uang Rp 2,5 juta dan sisanya akan dibayar hari itu.

"Korban melaporkan kasus yang dialaminya ke Polsek Bermani Ulu. Petugas yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan penangkapan," jelasnya.

Dari pelaku disita barang bukti uang Rp 1 juta, kartu pers, baju dengan tulisan Tribun Tipikor Korwil Provinsi Bengkulu, buku kuitansi.

"Pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP ayat 1 dengan ancaman sembilan tahun penjara," katanya.

Sebelumnya, SE tercatat sebagai Kepala Desa Turan Baru, Kecamatan Curup Selatan yang terpilih pada 2016 lalu.

Baca Juga:Tampilkan Pertunjukan Bersejarah, Penyanyi Lizzo Mainkan Seruling Kristal Berusia 200 Tahun

Namun pada tahun 2018 diberhentikan karena dilaporkan warga ijazah yang digunakannya mencalonkan diri sebagai kades adalah palsu.

News

Terkini

keduanya berinisial AA dan LS.

News | 15:21 WIB

lokasi tempat berlangsungnya acara bisa menjadi tempat bertemu dan berpromosi para pengusaha ekonomi menengah.

News | 13:31 WIB

Sedangkan stand up diikuti oleh 50 peserta.

News | 00:44 WIB

Petugas menyita barang bukti berupa dua buah kain sarung yang dicuri pelaku dari rumah adat melayu tersebut.

News | 16:32 WIB

Hal ini mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka diduga karena tembakan senapan angin.

News | 15:37 WIB

Bobby meminta Forkopimda Kota Medan terus berkolaborasi demi terciptanya situaasi yang aman dan kondusif.

News | 12:21 WIB

Tidak hanya pembenahan di lokasi, promosi dan pengenalan lokasi berbasis digitali gencar dilakukan.

News | 18:03 WIB

Aplikasi ini untuk mengoptimalisasi pelayanan kepada masyarakat dan perusahaan yang ada di Kota Medan dalam bidang ketenagakerjaan.

News | 16:08 WIB

Kemenyan tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Getah dari pohon hamijon ini kerap dikaitkan dengan hal mistis.

News | 12:00 WIB

BPTD I Aceh menggelar raker untuk antisipasi libur panjang akhir tahun

News | 04:00 WIB

Terakhir, polisi telah menyita aset Apin BK berupa 21 jetski, 2 speedboat dan satu kapal yacht.

News | 19:34 WIB

Panca menegaskan untuk perkara tindak pidana awal judi online, polisi menetapkan 16 orang menjadi tersangka.

News | 18:52 WIB

Wanita itu disebut melahirkan di teras karena puskesmas dalam keadaan tutup.

News | 18:20 WIB
Tampilkan lebih banyak