Cara Mudah untuk Hidup Sehat, Rutin Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kekebalan Tubuh

jalan kaki juga dapat mencegah pengeroposan tulang dan kerusakan sendi, membantu mengurangi stres, menekan risiko kecemasan, dan depresi.

Suhardiman
Senin, 10 Oktober 2022 | 12:30 WIB
Cara Mudah untuk Hidup Sehat, Rutin Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kekebalan Tubuh
Ilustrasi berjalan kaki (Pexels/Daniel Reche)

SuaraSumut.id - Memulai kebiasaan hidup yang sehat tidak perlu sampai menyiksa diri sampai berlebihan. Pasalnya, rutin berjalan kaki dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan sistem metabolisme, menjaga stamina serta membantu mengendalikan penyakit bawaan.

Advisor Rey dr. Astrid Wulan Kusumoastuti mengatakan, jalan kaki juga dapat mencegah pengeroposan tulang dan kerusakan sendi, membantu mengurangi stres, menekan risiko kecemasan, dan depresi.

"Selain berjalan kaki, hal rutin yang perlu dilakukan adalah minum air putih untuk mencegah hidrasi dan mengganti cairan yang hilang," katanya melansir Antara, Senin (10/10/2022).

Berjalan kaki dapat dilakukan mulai dari 5.900-7.500 langkah hingga terbiasa mencapai 10.000 langkah setiap hari dan dilakukan 5-7 hari seminggu.

Baca Juga:Rizky Billar Ngamuk di Sosmed, Warganet: Katanya Kena Mental Tapi kok...

Dirinya menyarankan bagi yang belum terbiasa dapat melakukan secara bertahap, tidak perlu langsung memaksakan intensitas tinggi agar terhindar dari risiko cedera.

Kondisi tubuh seseorang tidak bersifat konstan sehingga adakalanya imunitas turun dan tubuh juga secara alami akan mengalami proses penuaan.

Anda perlu melakukan latihan fisik, yakni gerakan tubuh berulang untuk meningkatkan kebugaran jasmani yang dilakukan dengan terencana dan terstruktur, serta berkelanjutan.

"Latihan ini minimum dilakukan 150 menit seminggu, salah satunya dapat dengan berjalan kaki,” kata dia.

Menjalankan gaya hidup sehat menjadi hal penting karena tubuh kita dapat terpapar risiko penyakit. Penyakit semakin mudah menyerang karena modernisasi telah mengubah lingkungan dan perilaku menjadi semakin tidak sehat.

Baca Juga:Selama Ini Pasrah Ditindak KDRT Berkali-kali, Tanggapan Lesti Kejora Dalam Video Ini Menjadi Jawabannya

Pola hidup tidak sehat juga berpotensi membuat orang rentan mengalami gangguan kecemasan hingga timbul keinginan mencelakakan diri, perilaku berisiko di jalan raya, dan hubungan keluarga tidak harmonis.

Selain pola makan yang buruk, Astrid juga mengingatkan soal minimnya melakukan latihan fisik. Saat ini, orang-orang semakin jarang bergerak dan sudah sangat tergantung pada kemudahan teknologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini