Wanita di Paluta Dibunuh Keponakan karena Sakit Hati, Leher Diikat

pelaku menghabisi nyawa korban dengan menjerat leher korban menggunakan kain sarung.

Suhardiman
Rabu, 11 Januari 2023 | 13:38 WIB
Wanita di Paluta Dibunuh Keponakan karena Sakit Hati, Leher Diikat
Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni saat menanyai pelaku. [dok Polres Tapsel]

SuaraSumut.id - Seorang wanita di Desa Dolok Sae, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, bernama Kanda Siregar (58) tewas dibunuh. Pelaku berinisial PS (40) telah ditangkap.

"Pelaku ditangkap di daerah Gunung Tua tepatnya di Naga Rundeng, Minggu 8 Januari 2023. Pelaku merupakan keponakan korban," kata Kasi Humas Polres Tapanuli Selatan Briptu Erlangga Nasution dikonfirmasi suarasumut.id, Rabu (11/1/2023).

Ia mengatakan, korban yang berprofesi sebagai petani ditemukan tewas di ladang pada Jumat 6 Januari 2023. Jasad korban ditemukan dalam posisi telentang dan mulai mengeluarkan aroma tidak sedap.

Kecurigaan korban tewas dibunuh muncul karena polisi menemukan sebilah parang tak jauh dari jasad korban. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.

Baca Juga:Tantang Nikita Mirzani, Denise Chariesta Ketar-ketir Tahu Nikmir dan Luna Maya Ketemuan?

Erlangga mengatakan, pelaku menghabisi nyawa korban dengan menjerat leher korban menggunakan kain sarung.

"Selain itu, pelaku juga membawa kabur uang dan 7 kg minyak nilam milik korban," ungkapnya.

Dirinya menyebut perbuatan itu dilakukan pelaku karena sakit hati kepada korban. Pasalnya, korban telah berulang kali menolak permintaan pelaku untuk mengelola sebagian lahan milik korban.

"Motif dari pembunuhan itu karena pelaku sakit hati kepada korban. Sebab korban tidak memberikan lahan kosongnya untuk dikelola pelaku," jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan dengan Pasal 340 Subsider Pasal 338 Jo Pasal 363 Ayat 1 ke-5 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup, dan selama-lamanya 15 tahun penjara.

Baca Juga:Terima Permintaan Maaf PSI Usai Merasa Disindir Megawati Gegara Dukung Ganjar, PDIP: Namanya Juga Khilaf

Kontributor : Budi warsito

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini