Kejar klarifikasi
Sementara itu, Komisioner Bawaslu Sumut Saut Boang Manalu mengatakan, pihaknya sedang mengejar klarifikasi sejumlah orang yang ada dalam video tersebut.
"Sejauh ini penanganannya teman-teman Bawaslu Medan masih melakukan proses klarifikasi sampai nanti ini benar-benar bisa terpenuhi secara formil dan materilnya," katanya.
Saut mengatakan Bawaslu tidak ingin terburu-buru berasumsi terkait video tersebut.
"Kita berdasarkan hasil penelusuran, hasil analisus kajian yang akan dibuat Bawaslu Medan. Ini berkaitan dengan pasal yang akan kita gunakan terkait video viral tersebut, prosesnya sedang berjalan," katanya.
"Ada beberapa orang yang ada di dalam video itu yang coba teman-teman Medan kejar, nanti kita lihat hasilnya seperti apa kita sampaikan," sambungnya.
Bawaslu juga sedang memproses terkait pelanggaran pasal video viral tersebut
"Pasal yang akan kita gunakan terkait video viral tersebut, prosesnya sedang berjalan. Ada beberapa orang yang ada di dalam video itu yang coba teman-teman Medan kejar, nanti kita lihat hasilnya seperti apa," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, potongan video yang menampilkan Kabid SMP Disdik Kota Medan Andy Yudhistira diduga mengajak kepala sekolah untuk memilih pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka beredar.
Dalam video terlihat Andy yang juga Sekretaris PGRI Kota Medan ini tengah memberikan arahan kepada sejumlah orang di dalam suatu ruangan.