Emak-emak Demo Polrestabes Medan, Desak Tutup Galian C Ilegal dan Bebaskan Ketua OKP Pancur Batu

Puluhan emak-emak menggelar demontrasi di Polrestabes Medan di Jalan HM Said Medan, Rabu (6/3/2024) sore.

Riki Chandra
Rabu, 06 Maret 2024 | 16:26 WIB
Emak-emak Demo Polrestabes Medan, Desak Tutup Galian C Ilegal dan Bebaskan Ketua OKP Pancur Batu
Warga Pancur Batu menggelar aksi unjuk rasa di Polrestabes Medan. [Suara.com/M Aribowo]

Diketahui, Polrestabes Medan menangkap DS (50) yang merupakan Ketua IPK Pancur Batu, ASG (28) Sekjen IPK Pancur Batu, EG (28), BST (24) dan MS alias C (39) atas kasus dugaan penganiayaan dan pengerusakan.

Peristiwa ini terjadi Jumat (1/3/2024), sopir yang mengangkut tanah timbun dari PT Key Key, menjadi korban penganiayaan. Penganiayaan ini bermula dari ketersinggungan dua kelompok OKP IPK dan PKN di Pancur Batu.

"Kemudian korban Ivan Sanzes (sopir) diberhentikan oleh lima orang pelaku yang tidak dikenal dan langsung melakukan pengerusakan terhadap truk dengan cara melempari kemudian pelaku juga ada melakukan penembakan yang viral kemarin menggunakan senapan angin," katanya.

Sopir truk yang terluka di bagian wajah karena ditembak senapan angin lalu membuat laporan ke polisi. Tak berhenti sampai di situ, pada hari yang sama pelaku juga menyerang sopir truk lainnya.

"Korban yang lain sopir truk juga Simon Tarigan yang merupakan sopir truk PT Key Key juga diberhentikan dan dilakukan pengerusakan terhadap korban dan ada yang melakukan penembakan senapan angin yang mengakibatkan korban luka," ungkapnya.

Polisi yang menerima laporan kasus itu kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menangkap 5 orang pelaku pengerusakan dan penganiayaan.

Diamankan barang bukti berupa 2 unit senapan angin, 3 bilah klewang, 1 buah pisau, 2 buah keris, 1 buah potong baju jaket anti peluru dan 90 anak panah.

Polisi juga menangkap 5 anggota Ormas Kepemudaan PKN yakni MQ (20), IS (19), RT (22), FH (22) dan WSS (20) seluruhnya merupakan warga Pancur Batu Deli Serdang yang hendak melakukan penyerangan.

Adapun barang bukti yang berhasil disita yakni, 1 pucuk pistol makarov made in Rusia, 1 magazen, 43 butir amunisi, 4 pucuk senapan angin laras panjang, 13 bilah samurai dan 4 bila senjata tajam.

Kontributor : M. Aribowo

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini