Daun Pegagan: Langka Tapi Tetap Diburu Masyarakat Aceh Timur

Pedagang sayur di Pasar Idi, Halimah mengaku oen peugaga tersebut langka karena musim kemarau.

Suhardiman
Kamis, 14 Maret 2024 | 02:26 WIB
Daun Pegagan: Langka Tapi Tetap Diburu Masyarakat Aceh Timur
Daun pegagan. [Antara]

SuaraSumut.id - Daun pegagan atau dikenal sebagai oen peugaga dalam bahasa Aceh, menjadi dedaunan langka yang diburu masyarakat di Kabupaten Aceh Timur selama Ramadan 1445 Hijriah.

Pedagang sayur di Pasar Idi, Halimah mengaku oen peugaga tersebut langka karena musim kemarau.

"Ada tapi cuma sedikit karena tahun ini panas kali. Jadinya sebagian tidak mau tumbuh," kata Halimah melansir Antara, Kamis (14/3/2024).

Meski langka, daun ini tetap digemari dan dicari. Para pedagang musiman bahkan memesannya dari berbagai distributor sebelum Ramadan agar tetap tersedia di pasaran.

"Daun ini dijual Rp 2.500 per ikat. Selain dijual ke warga, oen peugaga juga dijual ke pedagang untuk diolah menjadi sambal dan dipasarkan kembali di pasar takjil," ungkap Halimah.

Halimah menambahkan bahwa daun pegagan digemari karena memiliki berbagai khasiat. Daun ini sering digunakan sebagai bahan obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit ringan dan kronis.

Berdasarkan berbagai sumber, daun pegagan mampu menyembuhkan penyakit kulit, jerawat, meningkatkan kesuburan, kecerdasan otak anak, dan kecantikan.

"Daun ini juga dapat digunakan untuk memperlancar peredaran darah, menyembuhkan luka, mengatasi gangguan kulit, dan sebagai obat awet muda karena kandungan antioksidannya," jelas Halimah.

Sakdiah, warga Idi, mengatakan bahwa oen peugaga menjadi favorit keluarganya dan selalu menjadi menu utama saat berbuka puasa.

"Apalagi daun ini mengandung banyak manfaat dan baik untuk kesehatan," cetus Sakdiah.

Untuk membuatnya penganan oen peugaga cukup mudah. Daun pegagan dicampur kelapa makan parut, kacang tanah yang digoreng lalu ditumbuk halus, udang sesuai selera,

Kemudian dua helai daun jeruk diiris tipis, dua cabai hijau dan diiris tipis, bawang merah diiris tipis, batang sereh secukupnya lalu diiris tipis, air jeruk nipis secukupnya dan garam secukupya.

"Setelah bahannya sudah siap, lalu dihaluskan. Setelah itu, diaduk hingga rata lalu siap santap untuk bahan berbuka," kata Sakdiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini