Diet dengan Minyak Zaitun Kurangi Risiko Kematian

Baru-baru ini, sebuah studi baru menemukan bahwa minyak zaitun mungkin menjadi kunci utama manfaat ini.

Suhardiman
Sabtu, 11 Mei 2024 | 15:57 WIB
Diet dengan Minyak Zaitun Kurangi Risiko Kematian
Ilustrasi diet mediterania. [Pexels.com/SHVETS Production]

SuaraSumut.id - Diet Mediterania, yang kaya akan biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sayuran, ikan, produk susu, dan minyak zaitun, diketahui dapat mengurangi risiko demensia. Baru-baru ini, sebuah studi baru menemukan bahwa minyak zaitun mungkin menjadi kunci utama manfaat ini.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Network Open menemukan bahwa konsumsi harian minimal 7 gram minyak zaitun dikaitkan dengan risiko kematian akibat penyakit terkait demensia yang lebih rendah.

Para peneliti menganalisis data dari lebih dari 60.000 wanita dan 31.000 pria selama 30 tahun. Mereka menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi setengah sendok teh minyak zaitun setiap hari memiliki risiko kematian 28 persen lebih rendah akibat demensia.

"Dalam 2 kohort prospektif besar AS dari pria dan wanita, kami menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi lebih dari 7 g/hari minyak zaitun memiliki risiko 28 persen lebih rendah untuk meninggal akibat demensia dibandingkan dengan peserta yang jarang atau tidak pernah mengonsumsi minyak zaitun, " tulis para peneliti, melansir Antara, Sabtu (11/5/2024).

Temuan ini memberikan bukti untuk mendukung rekomendasi diet yang menganjurkan penggunaan minyak zaitun dan minyak nabati lainnya sebagai strategi potensial untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan dan mencegah demensia, lanjut para peneliti.

Studi mencatat bahwa mereka yang mengonsumsi minyak zaitun setiap hari, menggunakan lebih sedikit mentega, mayones, dan minyak nabati lainnya, yang diyakini memberikan manfaat terkait demensia bagi mereka.

Bagi mereka yang mengikuti diet Mediterania, minyak zaitun dalam diet mengurangi peradangan terkait faktor lain, yang membantu mereka mengurangi risiko demensia.

"Pada orang dewasa AS, konsumsi minyak zaitun yang lebih tinggi terkait dengan risiko kematian terkait demensia yang lebih rendah, terlepas dari kualitas diet. Di luar kesehatan jantung, temuan ini memperluas rekomendasi diet saat ini untuk memilih minyak zaitun dan minyak nabati lainnya untuk kesehatan terkait kognitif," tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini