Petugas gabungan yang melihat tindakan warga lalu menghalau dan memukul mundur warga dan kemudian alat berat excavator membongkar bangunan gudang.
"Ada tadi beberapa korban (dari Satpol PP), 3 laporan yang kena (lemparan batu), 2 yang dibawa klinik," ucapnya.
Sementara, Kabag Ops Polrestabes Medan Kompol Pardamean Hutahaean mengatakan dalam penertiban ada 600 orang personel gabungan yang dikerahkan.
"Ada lima ratus orang kita dari TNI/Polri. ditambah Pol PP mungkin enam ratus lebih, petugas Damkar tak ada yang terluka," katanya.
Pardamean mengatakan belum ada laporan adanya warga yang diamankan terkait penertiban yang diwarnai kericuhan.
"Anggota kita yang terluka kita belum tahu, warga juga belum tahu, belum ada laporan ada atau tidak yang diamankan. karena ini belum selesai," tukasnya.
Pantauan SuaraSumut.id di lokasi tampak petugas masih berada di lokasi melakukan penertiban bangunan gudang, sedangkan warga juga masih bersiaga di sekitar lokasi, takut rumah mereka menjadi sasaran pembongkaran.
Kontributor : M. Aribowo