Warga Medan Selayang Ngadu Marak Narkoba-Begal ke Ade Jona Prasetyo

Dalam reses masa sidang II TA 2025 sekaligus pembagian daging kurban itu, Ramli salah satu warga resah dengan maraknya peredaran narkoba.

Suhardiman
Senin, 09 Juni 2025 | 14:42 WIB
Warga Medan Selayang Ngadu Marak Narkoba-Begal ke Ade Jona Prasetyo
Warga Medan Selayang Ngadu Marak Narkoba-Begal ke Ade Jona Prasetyo. [dok Istimewa]

Ade Jona Prasetyo: Persatuan dan Kesatuan Bisa Dimulai dari Lingkungan untuk Bersihkan Narkoba

"Mudah mudahan becak ini berkah dan bisa dipergunakan dengan baik ya kek. Tetap jaga kesehatan kek," ucapnya.

Jona juga berpesan agar masyarakat senantiasa waspada terhadap aksi kriminal yang semakin ragam modusnya.

"Warga tetap waspada, karena sekarang banyak modus kejahatan. Untuk kasus kakek M Yatim, kita akan dorong kepolisian untuk menangkap pelakunya," tutupnya.

Maraknya Narkoba dan Begal di Medan

Maraknya narkoba dan begal di Medan memang butuh perhatian ekstra.

Sejak awal 2025, Polda Sumut dan Polrestabes Medan aktif memberantas narkoba dengan mengungkap ribuan kasus dan menangkap ribuan tersangka.

Hingga Juni 2025, tercatat 2.373 kasus narkoba dengan 3.051 tersangka diamankan Polda Sumut, termasuk penyitaan sabu, ekstasi, ganja, dan jenis narkotika baru yang berbahaya.

Polrestabes Medan juga rutin melakukan penggerebekan di kawasan rawan narkoba seperti Sunggal, Delitua, dan Medan Kota.

Sementara itu, kejahatan begal juga menjadi masalah yang mengancam keamanan masyarakat di Medan, meskipun data spesifik dari pencarian ini lebih dominan pada kasus narkoba.

Atas kondisi ini, masyarakat Medan merasa sangat resah dan khawatir dengan maraknya peredaran narkoba dan kejahatan begal di lingkungan mereka.

Selain itu, narkoba dianggap sebagai sumber utama berbagai masalah kriminalitas di Medan, termasuk kejahatan jalanan seperti begal.

Wali Kota Medan menyatakan bahwa narkoba sudah menjadi ancaman serius yang memicu kriminalitas dan berharap pemberantasan narkoba dilakukan tanpa pandang bulu agar masyarakat merasa aman dan korban penyalahgunaan narkoba berkurang.

Masyarakat juga meminta aparat kepolisian untuk bertindak tegas dan cepat menangkap para pelaku agar rasa aman segera kembali.

Namun, warga merasa selama ini penindakan belum cukup efektif sehingga mereka terus mendesak aparat agar lebih serius dalam memberantas jaringan narkoba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini