Stok BBM dan Kebutuhan Pokok di Aceh Timur Menipis, Harga Meroket

Kondisi ini terjadi karena jalur distribusi dari sejumlah kecamatan masih terganggu akibat banjir yang belum sepenuhnya surut, bahkan beberapa wilayah masih terisolir.

Suhardiman
Selasa, 02 Desember 2025 | 11:24 WIB
Stok BBM dan Kebutuhan Pokok di Aceh Timur Menipis, Harga Meroket
Ilustrasi BBM di SPBU (Shutterstock)
Baca 10 detik
  • Banjir di Aceh Timur pada 3 Desember 2025 menyebabkan kerusakan dan krisis kelangkaan bahan bakar serta kebutuhan pokok.
  • Jalur distribusi terganggu akibat banjir yang belum surut, mengakibatkan pasokan BBM dan elpiji sangat terbatas di pasaran.
  • Kelangkaan barang pokok menyebabkan kenaikan harga signifikan karena biaya distribusi meningkat dan stok menipis di warung.

SuaraSumut.id - Banjir yang melanda Aceh Timur, tidak hanya merusak ribuan rumah dan memutus akses transportasi, tetapi juga menimbulkan krisis baru, kelangkaan bahan bakar dan kebutuhan pokok di berbagai kecamatan.

Dampak ini semakin memperburuk kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Melansir Antara, Selasa 3 Desember 2025, stok gas elpiji, minyak kendaraan baik untuk mobil maupun sepeda motor, serta berbagai kebutuhan pokok mulai langka di pasaran.

Senjumlah SPBU dan pangkalan BBM hanya mendapatkan pasokan dalam jumlah terbatas sehingga antrean warga mengular sejak subuh.

"Ada masuk, tapi antreannya panjang sekali. Banyak yang pulang tanpa dapat minyak karena stoknya cepat habis," kata salah seorang warga bernama
Reza Sahputra.

Kelangkaan juga terjadi pada gas elpiji ukuran tiga kilogram. Banyak pedagang yang kehabisan stok, sementara yang masih memiliki barang hanya bisa menjual dalam jumlah terbatas.

Kondisi ini terjadi karena jalur distribusi dari sejumlah kecamatan masih terganggu akibat banjir yang belum sepenuhnya surut, bahkan beberapa wilayah masih terisolir.

Tidak hanya bahan bakar, stok kebutuhan pokok seperti beras, telur, gula, air mineral, serta barang harian lainnya mulai menipis di sebagian pasar tradisional dan warung kecil. Terbatasnya barang membuat harga mengalami kenaikan signifikan dalam dua hari terakhir.

Ihsan, pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga karena proses pengiriman terhambat dan biaya distribusi meningkat.

"Biasanya mobil barang masuk tiap hari. Sekarang hampir tidak ada. Barang yang ada tinggal sedikit, mau tidak mau harga ikut naik karena pasokan tidak lancar," ujar Ihsan.

Warga semakin terdesak karena dalam situasi pascabanjir, kebutuhan bahan bakar sangat penting untuk menghidupkan generator, kendaraan operasional, maupun memasak.

Minimnya pasokan kebutuhan pokok menambah tekanan bagi keluarga yang rumahnya masih terendam lumpur dan belum bisa kembali beraktivitas normal.

Hingga saat ini, warga berharap agar pasokan dapat segera ditambah dan jalur distribusi dipulihkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini