- Ban motor krusial bagi keselamatan dan stabilitas, pengaruhnya terhadap traksi menurun drastis saat aus.
- Mengganti ban sebelum liburan jauh mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan kenyamanan, dan menghemat bahan bakar.
- Pemilihan ban harus sesuai karakter perjalanan, perhatikan pola kembang, ukuran standar, dan pertimbangkan tubeless.
Mengubah ukuran ban di luar rekomendasi dapat memengaruhi handling, pengereman, hingga akurasi speedometer.
4. Pertimbangkan Ban Tubeless
Ban tubeless lebih aman karena tidak langsung kehilangan tekanan saat tertusuk benda tajam kecil.
Tekanan Angin Ban Motor Ideal untuk Perjalanan Jauh
Tekanan angin yang tidak sesuai dapat menghilangkan manfaat ban baru. Rekomendasi umum yang banyak digunakan bengkel:
- Ban depan: 30–33 psi
- Ban belakang: 33–36 psi
Jika membawa barang berat atau berboncengan, tekanan ban belakang dapat dinaikkan sedikit. Ban terlalu lembek berisiko pecah, sementara ban terlalu keras mengurangi daya cengkeram.
Tanda Ban Motor Tidak Layak Dipakai Liburan
Sebelum berangkat, periksa kondisi ban dan segera ganti jika ditemukan:
- Kembang ban sudah mencapai indikator TWI
- Permukaan ban retak atau terlihat getas
- Ban terasa licin meski jalan kering
- Muncul benjolan di sisi ban
- Usia ban lebih dari 3 tahun
Checklist Ban Motor Sebelum Berangkat Liburan
- Cek ketebalan dan kondisi kembang ban
- Pastikan tidak ada retakan atau benjolan
- Sesuaikan tekanan angin dengan beban
- Periksa pentil dan velg
- Siapkan tire repair kit atau alat tambal tubeless
Liburan Isra Miraj seharusnya menjadi waktu untuk menikmati perjalanan, bukan mengkhawatirkan kondisi kendaraan. Dengan memastikan ban motor dalam kondisi optimal, risiko di jalan dapat ditekan secara signifikan.
Jika kondisi ban sudah mendekati batas keausan, jangan tunda untuk menggantinya di bengkel terpercaya. Pemeriksaan profesional akan membantu menentukan ban motor terbaik sesuai kebutuhan perjalanan Anda.