Mencium Istri Saat Puasa Boleh atau Tidak? Ini Hukumnya

mencium atau menyentuh istri saat berpuasa boleh saja, sebab Nabi Muhammad SAW juga melakukan hal itu.

Suhardiman
Selasa, 03 Maret 2026 | 14:21 WIB
Mencium Istri Saat Puasa Boleh atau Tidak? Ini Hukumnya
Suami istri Muslim berbuka puasa bersama di rumah dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Hukum mencium istri saat puasa Ramadhan diperbolehkan berdasarkan praktik Nabi Muhammad SAW yang telah dicontohkan.
  • Umat Islam dapat merujuk pada hadis Bukhari dan Muslim yang menunjukkan Rasulullah mencium dan menyentuh istri saat berpuasa.
  • Hal terpenting adalah kemampuan menjaga pengendalian diri agar sentuhan atau ciuman tersebut tidak melampaui batas pembatal puasa.

SuaraSumut.id - Pertanyaan mengenai hukum mencium istri saat puasa Ramahan sering muncul di tengah masyarakat. Banyak pasangan Muslim ingin memastikan bahwa tindakan kasih sayang seperti mencium atau menyentuh pasangan tidak membatalkan ibadah puasanya.

Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PBNU, Ustaz Alhafiz Kurniawan, menjelaskan bahwa mencium atau menyentuh istri saat berpuasa boleh saja, sebab Nabi Muhammad SAW juga melakukan hal itu.

Meski Al Quran tidak menyebutkan secara detail atau eksplisit tentang bolehnya tidaknya seseorang mencium pasangan sah saat puasa, kata Alhafiz Kurniawan, namun umat Islam dapat merujuk pada praktik yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Menurut hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, katanya, disebutkan bahwa Rasulullah, orang dengan kontrol diri dan kendali hawa nafsu yang paling baik, tetap mencium dan menyentuh istrinya dalam keadaan berpuasa.

"Ketika Nabi kita memberikan contoh bahwa puasa itu boleh lho bersentuhan, boleh lho mengecup pasangan. Artinya ini bisa dilakukan oleh kita yang memang pada dasarnya sedang berlatih memiliki keterampilan atau kecakapan atau kepiawaian di dalam menahan hawa nafsu kita terhadap pasangan dalam keadaan berpuasa," katanya.

Poin pentingnya adalah bagaimana seseorang mampu memiliki pengendalian diri yang kuat agar tidak melampaui batas yang dapat membatalkan ibadah puasa.

Menurutnya, jika Nabi Muhammad SAW saja yang punya kontrol diri bagus mencium pasangannya saat berpuasa, apalagi orang biasa yang hawa nafsunya seringkali datang dan pergi.

Alhafiz mengatakan, jika seseorang punya kebiasaan mencium atau bersentuhan dengan istrinya di luar bulan Ramadhan, kebiasaan itu bisa tetap dilanjutkan selama bulan suci selama tetap mampu menjaga batasan yang ada. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini