- Kecelakaan antara becak motor dan bus ALS terjadi di Padangsidimpuan pada Kamis, 2 April 2026, pukul 20.40 WIB.
- Pengendara becak bernama Abdi Nusantara Harahap tewas di lokasi akibat tabrakan saat berusaha mendahului kendaraan di depannya.
- Penumpang becak mengalami luka ringan, sementara pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi di lokasi kejadian.
SuaraSumut.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan HT Rizal Nurdin, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Kecalakan maut ini terjadi pada Kamis, 2 April 2026 sekira pukul 20.40 WIB. Insiden terjadi antara becak motor dan bus ALS ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka ringan.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Abdi Nusantara Harahap (21) warga Gunung Baringin, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Sementara penumpangnya Farel Octavianus Sitorus(15), pelajar asal Kota Padangsidimpuan, mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Kasatlantas Polres Padangsidimpuan, AKP Joni Silalahi menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat becak motor yang dikendarai korban datang dari arah pusat Kota Padangsidimpuan menuju Pijorkoling.
“Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di dekat TPU Sihitang, pengendara becak motor melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur terlalu ke kanan,” katanya, Jumat 3 April 2026.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju satu unit bus ALS dengan nomor polisi BK 7815 LG. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan depan-depan pun tidak dapat dihindari.
Akibat benturan keras tersebut, Abdi Nusantara Harahap mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh, mulai dari patah tulang di kedua kaki, luka robek, luka lecet di beberapa bagian tubuh, hingga luka lebam di wajah. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, penumpangnya, hanya mengalami luka lecet pada kaki kiri dan langsung dilarikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk mendapatkan perawatan.
Selain korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan. Becak motor berbasis sepeda motor Yamaha Vixion mengalami rusak berat, sedangkan bus ALS mengalami kerusakan ringan.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Beberapa saksi yang telah dimintai keterangan di antaranya warga setempat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian saat insiden berlangsung.
AKP Joni Silalahi menambahkan, pihaknya juga telah melakukan pengecekan kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna memastikan secara detail kronologi kecelakaan tersebut.
“Melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi-saksi,” tambahnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan tidak memaksakan diri untuk mendahului kendaraan lain, terutama di jalur yang rawan kecelakaan.