- Tanah longsor akibat hujan deras melanda Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, pada Selasa, 7 April 2026.
- Bencana tersebut menyebabkan tujuh rumah warga mengalami kerusakan berat di Desa Sembahe dan Desa Bingkawan.
- Sebanyak 25 jiwa dari lima kepala keluarga terpaksa mengungsi guna menghindari risiko bencana tanah longsor susulan.
SuaraSumut.id - Bencana alam berupa tanah longsor di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa, 7 April 2026, menimbulkan dampak serius bagi warga.
Hujan deras yang disertai angin kencang memicu pergerakan tanah di wilayah perbukitan sehingga merusak sejumlah rumah dan menimbulkan korban jiwa.
Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara menunjukkan bahwa sedikitnya tujuh rumah mengalami kerusakan berat. Sementara puluhan warga terpaksa mengungsi untuk menghindari potensi longsor susulan.
"Tujuh rumah yang mengalami kerusakan tersebar di Desa Sembahe dan Desa dan Bingkawan," kata Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, melansir Antara, Jumat, 10 April 2026.
Pusdalops Sumut juga mencatat sedikitnya 25 jiwa dari lima kepala keluarga mengungsi akibat bencana tanah longsor tersebut.
"Jumlah pengungsi masih dalam pendataan," ujarnya.
Berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan sejumlah pemangku kebijakan terkait. Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.
"Kondisi terkini, korban sudah ditemukan," katanya.