Kisah Salbiah, Pasukan Merah yang Terjun ke Sungai untuk Menolong Korban Kecelakaan di Sergai

Salbiah mengatakan saat itu ia bersama tim pasukan merah dalam perjalanan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pergulaan untuk mengantarkan sampah.

Suhardiman
Rabu, 13 Mei 2026 | 14:05 WIB
Kisah Salbiah, Pasukan Merah yang Terjun ke Sungai untuk Menolong Korban Kecelakaan di Sergai
Salbiah, petugas kebersihan yang terjun ke sungai untuk menolong korban kecelakaan. [Antara]
Baca 10 detik
  • Salbiah, petugas kebersihan Serdang Bedagai, turun ke sungai menolong korban kecelakaan mobil pada 6 Mei 2026.
  • Dua penumpang mobil Toyota Avanza ditemukan tewas setelah kendaraan mereka terbalik di sungai kawasan Sei Rampah.
  • Aksi heroik Salbiah memicu warga sekitar untuk membantu evakuasi korban kecelakaan yang terjebak di dalam air.

SuaraSumut.id - Saat sebagian warga hanya menyaksikan kejadian dari tepi jalan, muncul satu sosok perempuan sederhana yang memilih bertindak.

Namanya Salbiah, seorang petugas kebersihan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang sehari-hari dikenal sebagai bagian dari "pasukan merah".

Perempuan berusia 47 tahun itu mendadak menjadi perhatian setelah keberaniannya menolong korban kecelakaan tunggal di Jalan Umum Dolok Masihul menuju Sei Rampah, tepatnya di Dusun XI, Desa Sei Parit, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Sumatera Utara.

Kecelakaan tragis yang terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026 tersebut menewaskan dua penumpang mobil Toyota Avanza BK 1269 ZI yang masuk ke sungai dalam posisi terbalik.

Dua korban diketahui berinisial DA (30), warga Desa Sei Rejo, dan MW (28), warga Desa Pekan Dolok Masihul.

Salbiah mengatakan saat itu ia bersama tim pasukan merah dalam perjalanan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pergulaan untuk mengantarkan sampah.

Mobil mereka terhenti karena kerumunan warga yang memenuhi jalan. Ketika melihat sebuah mobil terbalik di sungai, naluri kemanusiaannya langsung bergerak.

"Aku langsung respek aja, saat itu tidak ada satu orang pun yang membantu, aku langsung masuk aja ke dalam sungai dan mencoba mengeluarkan penumpangnya, tapi karena aku perempuan mana kuat tenagaku," katanya melansir Antara, Rabu, 13 Mei 2026.

Saat ia minta bantuan yang lain dan mengatakan sungainya tidak dalam, akhirnya banyak yang membantu dan mobil berhasil diposisi normal, tapi kedua penumpang sudah meninggal karena terlalu lama terendam air.

"Aku pun baru sadar dalam mengevaluasi korban dan membalikkan mobil itu, ternyata cuma aku sendiri perempuan, aku pun merasa bersalah juga tidak berhasil mengeluarkan korban dalam keadaan hidup" ucap Salbiah.

Dari peristiwa itu, Salbiah mengajak warga untuk mendahulukan pertolongan dari pada melihat apa lagi cuma memvideokan kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini