- Direktur RSUD Tebet menekankan bahwa bibir sumbing disebabkan gangguan pembentukan embrio dan kekurangan nutrisi selama masa kehamilan.
- Ibu hamil wajib rutin mengonsumsi vitamin asam folat serta tablet penambah darah melalui pemeriksaan kesehatan di fasilitas umum.
- Menjaga kondisi fisik agar tidak kelelahan sangat penting guna mencegah risiko gangguan tumbuh kembang pada masa depan anak.
SuaraSumut.id - Ibu hamil diingatkan untuk rutin mengonsumsi vitamin dan menjaga kondisi tubuh agar tidak mengalami kelelahan berlebihan guna mencegah risiko bayi terlahir dengan bibir sumbing.
Menurut Direktur RSUD Tebet, Juliette Pieter, masih banyak masyarakat yang menganggap bibir sumbing hanya disebabkan faktor keturunan.
Padahal, kondisi tersebut juga dapat dipengaruhi oleh proses pembentukan embrio yang tidak berlangsung sempurna selama masa kehamilan.
"Bibir sumbing bukan karena faktor keturunan semata, tetapi terjadi karena proses pembentukan embrio yang tidak menyatu dengan sempurna. Bisa juga karena ibu mengalami kekurangan zat tertentu selama kehamilan," kata Juliette, melansir Antara, Rabu, 3 Juni 2026.
Pemeriksaan kandungan secara rutin di Posyandu maupun Puskesmas perlu dilakukan untuk memperoleh pemantauan kesehatan serta suplemen yang dibutuhkan selama masa kehamilan.
"Periksa ke posyandu atau puskesmas lebih rajin karena ibu hamil akan mendapatkan vitamin seperti asam folat dan tablet penambah darah," ujarnya.
Selain mencukupi kebutuhan nutrisi, ibu hamil juga diimbau menjaga kondisi fisik agar tidak terlalu lelah selama masa kehamilan.
Upaya pencegahan sejak masa kehamilan penting dilakukan karena bibir sumbing dapat memengaruhi kemampuan makan, berbicara, hingga kondisi psikososial anak saat tumbuh besar.