- Suriyono tewas setelah membakar ruko miliknya sendiri di Kabupaten Batu Bara pada Kamis dini hari, 2 Juli 2026.
- Kejadian dipicu pertengkaran rumah tangga saat pelaku dalam kondisi mabuk berat serta mengancam akan membakar sang istri.
- Istri dan anak pelaku mengalami luka bakar serius, sementara bangunan ruko beserta seluruh isinya habis terbakar api.
SuaraSumut.id - Sebuah peristiwa memilukan yang dipicu oleh konflik rumah tangga dan pengaruh alkohol terjadi di Dusun VI, Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.
Seorang pria berinisial Suriyono (57) ditemukan tewas setelah membakar rumah sekaligus toko sembako miliknya pada Kamis (2/7/2026) dini hari.
Insiden ini tidak hanya merenggut nyawa Suriyono, tetapi juga menyebabkan istri dan anaknya mengalami luka bakar serius.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dari Polsek Lima Puluh dan Tim Inafis Polres Batu Bara, api diduga kuat berasal dari tindakan sengaja yang dilakukan oleh korban.
Baca Juga:Pabrik Sepatu Yumeida di Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Turun Tangan
Saksi mata sekaligus anak korban, Reza Surya Pratama (24), membeberkan bahwa ayahnya pulang dalam kondisi mabuk berat sebelum terlibat pertengkaran hebat dengan sang ibu.
Dalam keadaan tersulut emosi dan pengaruh minuman beralkohol, Suriyono diduga mengancam akan membakar istrinya, Sari Gumanti. Ia kemudian menyiramkan bahan bakar ke lantai toko dan menyulutnya dengan korek api.
“Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan ruko beserta isinya. Melihat kondisi itu, saksi Reza segera menyelamatkan ibunya melalui pintu belakang sambil meminta tolong kepada warga,” kata Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala.
Aparat gabungan dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi sekitar pukul 01.00 WIB dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Api baru berhasil dikuasai sepenuhnya sekitar 30 menit kemudian.
Saat dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Tim Inafis, petugas menemukan jasad Suriyono dalam kondisi mengenaskan di dalam kamar mandi.
Diduga korban terjebak kepulan asap dan suhu panas ekstrem saat mencoba berlindung dari api yang ia nyalakan sendiri.
Baca Juga:Kebakaran Hebat Landa Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 Rumah Terdampak
Jenazah korban kini telah dievakuasi untuk keperluan visum. Sementara itu, Sari Gumanti (istri) dan Reza Surya Pratama (anak) tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bidadari Batu Bara akibat luka bakar yang mereka alami.
Kapolsek Lima Puluh, AKP Salomo Sagala, yang memimpin langsung penanganan di lokasi kejadian, menegaskan bahwa kepolisian telah mengamankan barang bukti dan memasang garis polisi guna penyidikan lebih lanjut.
"Dari hasil penyelidikan sementara, dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari tindakan korban sendiri yang memicu munculnya api di dalam bangunan," ujarnya.
Selain korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang cukup besar mengingat bangunan ruko beserta seluruh stok dagangan sembako dan peralatan rumah tangga hangus tak bersisa. Saat ini, tim penyidik masih mendata total kerugian secara detail.
Kontributor : M. Aribowo