Baca 10 detik
- BBKSDA Sumut menyatakan konservasi orangutan tapanuli di Batang Toru memerlukan kolaborasi lintas pihak.
- Novita Kusuma Wardani menegaskan kebijakan konservasi pada Selasa di Medan harus berbasis data lapangan ilmiah.
- Jatna Supriatna mendorong pendekatan pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau demi menjaga ekosistem Batang Toru.
Dua perusahaan besar di Batang Toru tercatat turut memiliki program konservasi ekosistem. Sebut saja PLTA Batangtoru yang dikembangkan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) kerap melakukan revegetasi dan membangun jembatan arboreal.
Sementara, tambang emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources mendirikan stasiun riset keanekaragaman hayati dan perlindungan orangutan.
Kontributor : M. Aribowo
Baca Juga:Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap