- Ketua Umum Projo Budi Arie menyatakan potensi percepatan pelaksanaan Pemilu berdasarkan adanya anomali di masyarakat.
- Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menyatakan belum memahami maksud pernyataan Budi Arie terkait wacana tersebut.
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak pernah membahas Pemilu 2029 dan memilih fokus bekerja untuk rakyat.
SuaraSumut.id - Ketua Umum Projo Budi Arie berbicara mengenai wacana percepatan pelaksanaan Pemilu dari yang seharusnya dilangsungkan pada tahun 2029.
Budi menyebut melihat adanya potensi tersebut. Hal ini dikatakan Budi Arie saat acara bersama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Video momen Budi mengungkapkan hal itu viral. Dalam video Budi menyebut sudah berbicara kepada Jokowi soal adanya kemungkinan percepatan Pemilu. Menurutnya, persoalan ini belum tentu mereka setuju.
"Tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi, "Pak kok insting saya ini lebih cepat dari 2029". Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong Pemilu 2029, Pemilu 2029," kata Budi.
Budi kemudian mempertanyakan kepada peserta yang hadir dalam acara itu apakah siap jika dilakukan percepatan Pemilu. Terdengar jika peserta acara mengaku siap jika itu terjadi.
"Maksud saya gini loh, saya pengalaman dengan gerak sejarah, ini ada yang up normal masyarakat saat ini. Ini ada demo Pati, Madura demo lagi, ikut tandingan. Ini sudah kayak Pamswakarsa 98, pasti kalah yang preman," ujarnya.
Ia menyebut terjadi anomali di tengah masyarakat. Adanya percepatan Pemilu menurut Budi mungkin saja terjadi apalagi melihat kondisi ekonomi saat ini.
"Maksud saya terjadi anomali-anomali variabel di masyarakat yang membuat kita tidak hanya sekedar memikirkan skenario-skenario konvensional, langkah-langkah, tahapan-tahapan yang sebagaimana mestinya. Ini terjadi yang namanya kalau menurut saya patahan sejarah, bagaimana tahun 97 pemilu berikutnya 99," ucap Budi.
Respons Gerindra
Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso merespons pernyataan Budi Arie tersebut. Ia mengaku belum memahami secara jelas maksud dari pernyataan Budi Arie tersebut.
"Saya tidak memahami maksud pernyataan dari Budi Arie tersebut. Sebaiknya ditanyakan langsung kepada beliau agar lebih jelas apa maksud dari pernyataan tersebut. Kami tidak mau mengurusi itu," kata Sugiat, Selasa (25/8/2026).
Menurut Sugiat, Presiden Prabowo hingga saat ini juga belum pernah membahas mengenai pelaksanaan Pemilu 2029.
Prabowo, kata Sugiat, justru beberapa kali menyampaikan bahwa dirinya akan fokus menjalankan tugas sebagai Presiden untuk kepentingan masyarakat.
"Presiden Prabowo sampai saat ini belum pernah membahas mengenai pelaksanaan Pemilu 2029. Beliau beberapa kali menyampaikan bahwa fokusnya adalah melaksanakan kinerja sebagai Presiden untuk kepentingan rakyat," jelasnya.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR ini menilai sikap tersebut menunjukkan bahwa Prabowo ingin menjalankan amanah yang diberikan masyarakat secara maksimal.