Perampok Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang Ditangkap, Motif Terdesak Beli Sabu

AP disebut berperan sebagai otak perencanaan pembunuhan sekaligus bertugas menjual mobil milik korban.

Suhardiman
Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:09 WIB
Perampok Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang Ditangkap, Motif Terdesak Beli Sabu
Ilustrasi penangkapan perampok bunuh sopir taksi online. [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
  • Polisi menangkap pelaku berinisial AP dan GPM karena merampok serta membunuh sopir taksi online di Deli Serdang.
  • Tindakan kriminal tersebut dilakukan pada Kamis, 13 Agustus 2026, karena para pelaku terdesak kebutuhan membeli sabu.
  • Kedua pelaku membunuh korban dan membuang jasadnya di perkebunan tebu sebelum menjual mobil curian tersebut.

SuaraSumut.id - Terungkap sudah kasus perampokan maut terhadap sopir taksi online Ryan Alamsyah (25) yang ditemukan tewas di kawasan perkebunan tebu Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Dari penyidikan, polisi menangkap dua orang pelaku perampokan disertai pembunuhan, yaitu AP (27) warga Selesai, Kabupaten Langkat, dan GPM (29), warga Jalan Karya Bakti, Medan Polonia.

AP disebut berperan sebagai otak perencanaan pembunuhan sekaligus bertugas menjual mobil milik korban. Sementara GPM berperan memesan jasa transportasi online sekaligus menjadi eksekutor dalam aksi tersebut.

Dirreskrimum Polda Sumut, Kombes Cornelis M Simanjuntak, menjelaskan rangkaian pembunuhan bermula ketika AP dan GPM mengonsumsi sabu-sabu di sebuah warung internet (warnet) di Jalan Ngumban Surbakti pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dua jam kemudian, sabu yang mereka gunakan habis. Karena tidak memiliki uang untuk membeli kembali, keduanya berusaha menjual handphone milik GPM. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

"Karena uang tidak ada lagi, keduanya berencana merampok driver taksi online, memesan tujuan ke Belawan, pada Kamis (13/8/2026) sekira pukul 01:00 Wib, di simpang Pos Jalan Ngumban Surbakti," katanya, Kamis 27 Agustus 2026.

Rencana itu kemudian dijalankan dengan memesan taksi online. Pesanan pertama bahkan sempat dibatalkan setelah keduanya melihat foto profil pengemudi yang dianggap memiliki postur tegap dan diduga seperti aparat.

Tak menyerah, keduanya kembali memesan layanan Maxim menggunakan nama Ramadhan Alam, yang ternyata merupakan akun milik orang tua korban.

Sekitar pukul 02.00 WIB, Ryan tiba menggunakan mobil Daihatsu Ayla putih dengan nomor polisi BK 1740 ADR.

Kedua pelaku sempat mempertanyakan perbedaan antara foto pemesan dengan orang yang berada di dalam mobil. Ryan kemudian menjelaskan bahwa dirinya menggunakan aplikasi milik orang tuanya.

Setelah masuk ke dalam mobil, GPM duduk di samping korban, sedangkan AP berada di kursi belakang. AP telah menyiapkan tali pinggang yang digunakan untuk menjerat leher Ryan.

Dalam perjalanan menuju Belawan, GPM kemudian berpura-pura hendak buang air kecil dan meminta korban menghentikan kendaraan.

"Saat mobil berhenti, AP langsung menjerat leher Ryan menggunakan tali," ungkapnya.

Tersangka GPM kemudian turut membantu dengan memukul korban hingga akhirnya Ryan meninggal dunia.

Setelah memastikan korban tewas, kedua pelaku mengikat jasad Ryan lalu membuangnya di kawasan perkebunan tebu Buluh Cina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini