- Mobil wisatawan asal Medan terjun ke sungai di Kabupaten Langkat pada Sabtu malam.
- Kecelakaan tragis akibat jalan terputus tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan empat luka-luka.
- Pengemudi diduga tidak melihat jalan rusak dan minim penerangan saat hujan melanda lokasi.
SuaraSumut.id - Jalan menuju ke lokasi wisata Tangkahan di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, yang terputus memakan korban.
Sebuah mobil Toyota All New Avanza BK 1821 AGI yang membawa rombongan wisatawan asal Kota Medan terjun ke aliran Sungai Batangserangan, Sabtu (19/9/2026) malam.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Sementara empat korban lainnya mengalami luka dengan kondisi berbeda, termasuk satu orang yang dilaporkan kritis.
Kanit Gakkum Polres Langkat, Ipda Budi Sihotang, mengatakan mobil berwarna hitam itu dikemudikan Ismail Sani (40) dan membawa enam penumpang.
Menurut Budi, kecelakaan terjadi saat kendaraan melintas dari arah Tangkahan menuju Padangtualang. Saat itu, kondisi cuaca sedang hujan dengan intensitas rendah hingga sedang.
Diduga, pengemudi tidak menyadari bahwa badan jalan di lokasi tersebut sudah terputus akibat abrasi sungai. Mobil tetap melaju hingga akhirnya terperosok dan jatuh ke aliran Sungai Batangserangan.
"Saat kejadian (mobil terperosok), cuaca hujan," ujar Budi dalam keterangan tertulis kepada SuaraSumut.id, Minggu (20/9/2026).
Ia menjelaskan, kondisi lokasi yang gelap turut menjadi persoalan. Jalan yang terputus akibat terkikis aliran sungai tersebut diketahui tidak dilengkapi penerangan jalan yang memadai.
Petugas Satlantas Polres Langkat yang mendapatkan informasi kejadian ini kemudian melakukan evakuasi terhadap seluruh korban.
Adapun tiga korban yang meninggal dunia masing-masing Adit (20), Egi (18), dan Hasbi (25). Sementara tiga korban mengalami luka ringan, yakni Ismail Sani (40), M Iqbal Al-Fahri (26), dan Johan Tantawi (32).
Sedangkan Nadin (18) mengalami luka berat dan dilaporkan dalam kondisi kritis. Seluruh korban diketahui berdomisili di Kota Medan.
"Para korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Tanjung Selamat, Kecamatan Batang Serangan, untuk mendapatkan penanganan medis," tukas Budi.
Kontributor : M. Aribowo