- Sejumlah penelitian menemukan bahwa konsumsi makanan tidak sehat, tinggi gula, dan ultra-proses berkaitan dengan kualitas tidur yang buruk.
- Konsumsi kafein hingga enam jam sebelum waktu tidur dapat mengganggu tidur dan membuat seseorang sulit terlelap.
- Makanan berat, berlemak, pedas, asam, serta porsi besar dapat memicu ketidaknyamanan pencernaan dan refluks saat berbaring.
SuaraSumut.id - Sudah berbaring di tempat tidur, lampu kamar sudah dimatikan, tetapi mata justru sulit terpejam? Jangan buru-buru menyalahkan stres atau banyak pikiran. Apa yang dikonsumsi beberapa jam sebelum tidur juga dapat berhubungan dengan kualitas tidur.
Pola makan dan tidur memang saling berkaitan. Sejumlah penelitian menemukan adanya hubungan antara pola makan yang kurang sehat, konsumsi makanan ultra-proses dan makanan tinggi gula dengan kualitas tidur yang lebih buruk.
Berikut beberapa makanan yang sebaiknya diperhatikan menjelang tidur:
1. Minuman dan Makanan yang Mengandung Kafein
Ini menjadi salah satu hal yang paling penting diperhatikan jika Anda sering sulit tidur. Kafein bukan hanya terdapat dalam kopi. Zat stimulan ini juga dapat ditemukan pada teh, minuman energi, minuman bersoda tertentu, cokelat, dessert berbahan kopi, hingga beberapa produk olahan lainnya.
Masalahnya, efek kafein dapat bertahan cukup lama di dalam tubuh. Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi kafein bahkan enam jam sebelum waktu tidur masih dapat mengganggu tidur pada sebagian orang.
Jadi, jika biasanya tidur pukul 22.00, kebiasaan minum kopi pada sore atau malam hari bisa menjadi salah satu hal yang perlu dievaluasi.
2. Makanan Berat dan Tinggi Lemak
Burger, kentang goreng, gorengan, pizza, makanan cepat saji, atau makanan berlemak dalam porsi besar mungkin terasa menggoda saat malam.
Namun, makan dalam jumlah banyak menjelang tidur dapat membuat tubuh masih bekerja mencerna makanan ketika Anda sudah berbaring. Pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa begah atau tidak nyaman.
Makanan tinggi lemak juga dapat menjadi masalah bagi orang yang memiliki kecenderungan mengalami refluks asam lambung atau heartburn.
Karena itu, jika Anda sering merasa perut penuh atau dada terasa tidak nyaman setelah makan malam, perhatikan kembali ukuran porsi dan waktu makan.
3. Makanan Pedas
Bagi pencinta sambal, makan pedas pada malam hari mungkin sudah menjadi kebiasaan. Namun, makanan pedas dapat menjadi masalah bagi orang tertentu, terutama mereka yang mudah mengalami heartburn atau refluks.
Rasa panas dan ketidaknyamanan pada saluran pencernaan dapat membuat tubuh lebih sulit rileks ketika waktunya tidur.