- Campuran aroma makanan di dalam kulkas seringkali menimbulkan masalah bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan.
- Permukaan ampas kopi mampu menangkap senyawa penyebab bau serta menetralkan aroma tidak sedap di dalam kulkas.
- Ampas kopi kering dalam wadah terbuka yang diletakkan di kulkas harus diganti secara berkala jika sudah lembap.
SuaraSumut.id - Kulkas menjadi salah satu peralatan rumah tangga yang hampir setiap hari digunakan untuk menyimpan berbagai jenis makanan. Mulai dari lauk sisa, sayuran, buah-buahan, bumbu dapur hingga minuman. Namun, terlalu banyak makanan yang disimpan dalam satu ruang terkadang menimbulkan masalah baru, yaitu bau tidak sedap di dalam kulkas.
Bau kulkas biasanya muncul ketika aroma dari berbagai makanan bercampur. Makanan yang memiliki aroma kuat, seperti ikan, daging, durian, sambal, bawang atau makanan yang sudah terlalu lama disimpan dapat membuat bagian dalam kulkas menjadi berbau.
Kondisi tersebut tentu membuat aktivitas membuka kulkas menjadi kurang nyaman. Bahkan, aroma yang terlalu kuat bisa membuat makanan lain ikut memiliki bau yang tidak diinginkan.
Selama ini, sebagian orang memilih membersihkan seluruh bagian kulkas ketika muncul bau tidak sedap. Cara tersebut memang penting dilakukan, terutama jika terdapat makanan basi atau tumpahan yang menjadi sumber bau.
Namun, ada cara sederhana yang bisa dicoba sebagai tambahan untuk membantu mengurangi bau kulkas, yaitu menggunakan ampas kopi.
Kenapa Ampas Kopi Bisa Digunakan untuk Membantu Mengurangi Bau?
Ampas kopi memiliki permukaan yang dapat membantu menangkap sebagian senyawa penyebab aroma tidak sedap. Aroma khas kopi juga dapat membantu membuat bau di dalam ruang kecil seperti kulkas terasa lebih netral.
Karena itu, daripada langsung membuang ampas kopi setelah selesai menyeduh minuman, Anda bisa memanfaatkannya kembali sebagai bagian dari solusi sederhana untuk menjaga kesegaran udara di dalam kulkas.
Cara ini juga sejalan dengan konsep zero waste, karena sesuatu yang biasanya berakhir di tempat sampah dapat digunakan kembali untuk kebutuhan rumah tangga.
Meski demikian, ampas kopi bukan pengganti pembersihan kulkas. Jika sumber bau berasal dari makanan basi, tumpahan cairan, jamur atau kotoran yang menempel, sumber tersebut tetap harus dibersihkan terlebih dahulu.
Cara Menggunakan Ampas Kopi untuk Mengurangi Bau Kulkas
1. Keringkan ampas kopi terlebih dahulu
Setelah selesai menyeduh kopi, kumpulkan ampasnya. Jangan langsung memasukkannya ke dalam kulkas dalam kondisi basah. Sebarkan ampas kopi di atas piring atau nampan dengan permukaan yang cukup luas.
Kemudian keringkan dengan cara dijemur atau dipanaskan sebentar hingga kandungan airnya berkurang. Langkah ini penting karena ampas kopi yang masih lembap dapat lebih mudah berjamur jika dibiarkan dalam waktu lama. Pastikan ampas benar-benar dalam kondisi kering sebelum digunakan.
2. Masukkan ke dalam wadah terbuka