SuaraSumut.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau meringkus komplotan sindikat perampokan truk tangki minyak sawit. Komplotan yang tak segan-segan menodong sopir dengan senjata api ini diamankan hingga ke jaringan penadahnya.
"Ada 12 tersangka yang berhasil diringkus dari jaringan ini. Selain itu, ada lima truk tangki yang turut kita amankan dari pengungkapan ini," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Zain Dwi Nugroho didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, di Pekanbaru, Jumat (17/7/2020).
Melansir Antara, komplotan ini membagi tugas mereka masing-masing dari tukang begal dengan menggunakan senjata api rakitan, penampung hingga koordinator.
Zain mengatakan, komplotan ini terkenal sadis. Mereka terbiasa mencegat truk tangki, melumpuhkan sopir dan menculiknya. usai melumpuhkan sopir, mereka lantas memindahkan CPO ke truk lainnya untuk dibawa ke lokasi penampungan untuk selanjutnya dijual ke penadah berinisial DN.
"DN ini masih dalam pengejaran, untuk empat tersangka ini ditangkap pada Mei lalu. Semuanya pernah terlibat kejahatan alias residivis," ungkap Zein.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 ayat 2 ke 2 juncto pasal 55 dan pasal 480 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana denganancaman hukuman 12 tahun penjara.
Zein mengatakan, penangkapan ini merupakan rangkaian penyelidikan panjang usai peristiwa perampokan satu unit truk tangki di kawasan lintas Duri-Dumai, Kabupaten Bengkalis, Riau pada 6 April 2020 lalu. Hasilnya, jajaran Buser Polda Riau menangkap empat tersangka yang berinisial RC, sang aktor utama, CH, KW dan PD.
Delapan tersangka berhasil dibekuk petugas, usai penyelidikan sebelumnya. Para pelaku merupakan pekerja dari sebuah perusahaan sawit dan mendapatkan bantuan dari pabrik kelapa sawit di Kabupaten Siak.
Modus perampokan ini, sambung Zain, satu tersangka membawa CPO dari perusahaannya lalu menyalinnya ke sebuah truk yang sudah menunggu di sebuah lokasi. Hasil salinan ini dibawa ke sebuah penampungan dan dijual ke pabrik.
Baca Juga: Komplotan Perampok Sadis Truk Minyak Sawit Diamankan Polda Riau
Keterlibatan oknum dari internal perusahaan juga mempersulit petugas melakukan pelacakan. Penjualan hasil rampok semakin dipermulus karena adanya surat pengiriman barang dari sebuah perusahaan yang dimiliki para pelaku.
Tidak berhenti, penyidik saat ini kembali melanjutkan penyelidikan guna mengusut dan menangkap donatur atau dalang di balik komplotan perampok sadis ini.
"Hasil kencing CPO ini dijual ke pabrik di Kota Dumai. Saat ini masih diburu donatur yang membiayai lokasi penampungan," kata Zain.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 374 dan atau pAasal 372 dan atau pasal 480 juncto Pasal 55, 56 KUHP. Delapan tersangka juga dijerat pasal 24 ayat 1 juncto Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.
Berita Terkait
-
Komplotan Perampok Sadis Truk Minyak Sawit Diamankan Polda Riau
-
Prakiraan Cuaca Kota Batam dan Sekitarnya Hari Ini, Jumat 17 Juli 2020
-
Iming-iming Uang Rp100 Ribu, Pria di Batanghari Perkosa Remaja Dua Kali
-
Buaya Muara Mempersulit Evakuasi Nelayan Korban Kapal Karam
-
Buka Warung Nyambi Jualan Sabu, Warga Pelalawan Dicokok Polisi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC