SuaraSumut.id - Baru tiga bulan bebas lantaran mendapatkan asimilasi wabah virus corona, mantan narapidana yang merupakan pejambret sadis kembali melakukan aksi tidak terpujinya.
Salah seorang dokter di RSUD WD payakumbuh jadi korban jambret yang dikenal tak segan-segan melukai korbannya ketika beraksi tersebut.
Pelaku yang bernama Angga diamankan oleh tim Resmob Polres Payakumbuh di Kubang Putiah, Banuhampu, Kabupaten Agam sempat melakukan perlawanan. Saat berusaha kabur, polisi akhirnya melakukan tindakan terukur dengan menembak kaki tersangka.
Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan bersama Wakaplres Kompol Jerry dan Kasat Reskrim AKP M Rosidi dalam jumpa pes, Senin siang (20/7/2020) menyebutkan, Angga yang ditangkap pada Jumat (17/7/2020), merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor.
Pelaku baru tiga bulan bebas dari Lapas Muaro Padang usai mendapat asimilasi karena pandemi Covid-19. Namun, penjara tak membuat angga menyadari kesalahannya.
“Pelaku adalah residivis kasus pencurian. April keluar dari LP Muaro Padang, Mei langsung beraksi. Sampai Juli ini, pelaku sudah melakukan penjambretan di 9 TKP di wilayah hukum Polres Payakumbuh,” kata Dony Setiawan, melansir Padangkita.com (jaringan Suara.com).
Dari 9 TKP penjambretan yang dilakukan tersangka, saat ini baru ada 5 TKP yang sudah dilaporkan polisi. Rinciannya, 3 laporan masuk ke Polres Payakumbuh, 1 laporan masuk ke Polsekta Payakumbuh, dan 1 laporan diterima Polsek Luhak.
“Sedangkan untuk 4 TKP lain, belum ada laporan polisinya. Melalui konferensi Pers ini kami berharap bantuan kawan-kawan menginformasikan kepada masyarakat yang menjadi korban penjambretan di 4 lokasi ini melapor ke Polres Payakumbuh,” ujar Dony Setiawan.
Dony menuturkan, 4 TKP penjambretan tersangka yang belum ada laporannya adalah penjambretan di Jalan Khatib Sulaiman, dekat lapangan Saribulan, Sawah Padang, Payakumbuh Selatan. Kemudian penjambretan di Payobasuang, Payakumbuh Timur, serta dua penjambretan di Kelurahan Ibuah, Payakumbuh Barat.
Baca Juga: Sentuh Kabel Listrik Saat bekerja, Arif Tergantung Kaku di Atas Tower
Sedangkan 5 TKP penjambretan lainnya sudah dilaporkan, seluruhnya berada di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Korban tidak hanya dari warga Payakumbuh, Melainkan juga warga Kabupaten Limapuluh Kota. Salah satu korbannya, dr Yosi Susan yang tercatat sebagai warga Padang Rantang, Koto Tuo, Kecamatan Harau.
“Sasaran pelaku, memang kelompok rentan, khususnya wanita yang membawa tas di sepeda motor. Pelaku dalam aksinya bermain tunggal atau singel fighter. Yang paling viral dari aksi pelaku adalah saat menjambret tas milik dokter yang bertugas di RSUD dr Adnaan WD Payakumbuh,” ujar Dony.
Akibat perbuatan pelaku, korban tidak hanya kehilangan tas. Korban bahkan terjatuh dari motor hingga terseret di aspal. Bahkan, korban juga mengalami luka di tulang pipi.
“Bahunya patah. Pembuluh darahnya pecah dan putus. Petugas medis ini juga mengalami luka di tulang pipi,” kata Dony.
Polres Payakumbuh memastikan akan terus mendalami kasus penjambretan yang dilakukan pelaku.
“Kami dari Polres mengimbau warga Payakumbuh dan sekitarnya, jangan membuka peluang dari pelaku kejahatan. Jika membawa tas dengan kendaraan, simpan tas itu di tempat aman. Jangan pula gunakan handphne saat berkendara,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Uang Umat Rp 28 M Kembali, Suster Paroki Aek Nabara: Terima Kasih Pak Dasco
-
Liburan Keluarga Makin Hemat? Promo Tiket Tayo Station Diskon 17 Persen Sampai 3 Mei
-
Daftar Promo Makanan Spesial Hari Kartini 2026, Ada Beli 1 Gratis 1
-
Spesial Hari Kartini, Promo Tiket Ancol Rp 121 Ribu untuk Tanggal 26 April
-
BRI Tegaskan Tidak Mentolerir Segala Bentuk Pelanggaran Terhadap Kode Etik dan Ketentuan Perusahaan