SuaraSumut.id - Bagi pasien terindikasi COVID-19 yang tidak bergejala, Pemerintah Provinsi Riau meminta agar untuk sementara dirawat di rumah atau melakukan isolasi mandiri di kediaman masing-masing.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi menyampaikan, pasien yang mempunyai gejala ringan agar dirawat di rumah atau tempat yang telah di sediakan oleh pemerintah.
"Kita membatasi pasien yang dirawat dirumah sakit, pasien yang dirawat di rumah sakit adalah pasien yang memiliki gejala sedang hingga berat," Ungkap Indra Yovi, melansir Riau online (jaringan Suara.com).
Pembatasan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 ini dilakukan lantaran sudah penuhnya ruang isolasi di beberapa rumah sakit yang ada di Provinsi Riau, yakni Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad serta Rumah Sakit Eka Hospital.
Sebagaimana diketahui khalayak, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Riau selama sebulan terakhir terus menunjukkan adanya peningkatan. Menanggapi hal ini, Satgas Penanganan Covid-19 menyarankan kepada Pemerintah Provinsi Riau agar kembali menerapkan work from home (WFH).
"Minimal satu minggu, untuk memutus mata rantai penyebaran, terutama di klaster perkantoran," ujar dr Indra Yovi
Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
Berita Terkait
-
Sekolah di Pontianak Gagal Dibuka karena Kasus Corona Meningkat Lagi
-
Kabar Duka! 100 Dokter Positif Virus Corona Meninggal Dunia
-
Para Calon Kepada Daerah di Sumsel Wajib Tes Swab di BBLK Palembang
-
53 Pekerja Migas Positif COVID-19 di Anambas Segera Dibawa ke Jakarta
-
2 Orang dari Jember, Tularkan Covid-19 ke Anggota Keluarga di Kapuas Hulu
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak