"Saat itu kami bertemu dengan Kanit Reskrim. Dari informasi pihak kepolisian diketahui jika benar ada laporan yang masuk. Pihak Polsek Medan Labuhan menerima klarifikasi dari keluarga dan menyatakan akan bekerja secara proporsional," kata Ruben.
Tidak sampai disitu, keluarga menelusuri informasi yang ada di media terkait keberadaan Yanti. Pihak keluarga selanjutnya mendatangi Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak untuk mencari Yanti.
Kedatangan mereka kesana selain memastikan Yanti berada di Rumah Aman di bawah binaan dinas terkait. Selain itu, untuk mengklarifikasi informasi yang menyebut Yanti korban kekerasan dan penganiyaan pihak keluarga.
"Kami kira benar sesuai informasi jika adik kami Yanti ini berada di sana, tapi kenyataannya tidak ada. Sebab dari informasi yang diperoleh keluarga, jika Yanti berada di Rumah Aman dibawah naungan dinas terkait," ucapnya.
Atas persoalan pemberitaan tersebut, Ruben Panggabean mengaku sangat keberatan dan kecewa. Sebab informasi yang beredar terkesan menyudutkan pihak keluarga.
Ia mengatakan, apa yang diinformasikan jauh dari kebenaran. Pihak keluarga yang menelusuri informasi tersebut untuk mencari Yanti, tidak mendapatkan hasil apa-apa.
"Pihak keluarga sangat terganggu dan dirugikan dengan informasi di media yang tidak mengedepankan cek and balance sesuai kode etik jurnalistik. Harapan pihak keluarga, mereka mendapat keadilan atas pemberitaan tersebut," pungkasnya.
Kontributor : Muhlis
Baca Juga: Takut Ekonomi Lumpuh, DPRD Kota Malang Tak Mau PSBB Total Kayak Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat