SuaraSumut.id - Turki memulai uji coba tahap terakhir vaksin corona buatan China, bernama Sinovac, Rabu (16/9/2020).
"Pemberian pertama vaksin Sinovac dimulai pada tiga petugas kesehatan di Universitas Hacettepe. Mereka sukarela mengambil bagian dalam uji coba," kata Menkes Kesehatan Fahrettin Koca.
Vaksin akan diberikan kepada 1.200-1.300 petugas kesehatan selama 10 hari. Dosis kedua akan diberikan 14 hari setelahnya. Hasil uji coba akan dikirim ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Ia mengatakan, Turki tetap melanjutkan upayanya sendiri dalam mengembangkan vaksin. Kandidat vaksin Sinovac akan diberikan kepada para relawan yang memiliki penyakit kronis. Vaksinasi direncanakan akan dilakukan pada 13.000 orang.
Ia mengatakan, 63 lebih orang meninggal karena COVID-19 dalam 24 jam terakhir, dan ada 1.771 kasus baru.
Minggu lalu diumumkan bahwa pengerjaan tahap 3 telah dimulai pada kandidat vaksin China dan pada kandidat vaksin lain yang dikembangkan oleh Pfizer.
"Permintaan Rusia untuk melakukan uji coba fase III atas vaksin eksperimental sedang dievaluasi, dan keputusan kemungkinan akan dibuat pekan ini," katanya.
China sedang melakukan vaksinasi eksperimental anti virus corona pada puluhan ribu warganya.
Langkah itu menarik minat internasional meski ada kekhawatiran di kalangan para ahli soal keamanan obat yang belum menyelesaikan pengujian standar.
Baca Juga: Studi dari China: Pakai Kacamata Bisa Turunkan Risiko Terpapar Covid-19
China meluncurkan program penggunaan darurat vaksin pada Juli. Otoritas negara itu menawarkan tiga suntikan eksperimental yang dikembangkan oleh unit raksasa farmasi negara China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan Sinovac Biotech yang terdaftar di AS.
Vaksin virus corona keempat sedang dikembangkan oleh CanSino Biologics, dan telah disetujui untuk digunakan militer China pada Juni. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara
-
Pelaku Tawuran di Medan Jarah Beras-Motor di Warung, 1 Ditangkap
-
500 Lebih Atlet Bertanding di AHY Cup 2026, Lokot Nasution Dorong Tenis Meja Sumut Naik Kelas
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir
-
Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal