SuaraSumut.id - Istri Wali Kota Pontianak, Yanieta Arbiastuti Kamtono terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status tanpa gejala.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Kalbar, Sidiq Handanu, seperti dilansir dari Antara, Senin (21/9/2020).
"Berdasarkan pemeriksaan laboratorium Rumah Sakit Untan Pontianak pada 19 September 2020, menyatakan Ibu Yanieta tetkonfirmasi positif Covid-19," katanya.
Ia mengatakan, Yanieta telah melakukan isolasi mandiri dengan pemantauan kesehatan yang ketat.
"Bapak Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono juga sudah dilakukan pemeriksaan tes usap. Berdasarkan pemeriksaan TCM RSUD Sudarso pada 20 September 2020 dinyatakan negatif sarcov (aman)," ungkapnya.
Namun, Edi Rusdi Kamtono disarankan melakukan isolasi mandiri dan juga dalam pemantauan kesehatan.
"Semua keluarga anak-anak dan asisten rumah tangga juga sudah di lakukan tes usap dengan hasil negatif," ujarnya.
Ia memohon doa agar semuanya mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.
"Serta masyarakat Kota Pontianak selalu sehat, dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, selalu menggunakan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun, dan jaga jarak," pungkasnya.
Baca Juga: Sebelum Dicabuli, ABG 15 Tahun Dicekoki Miras oleh Oknum Polisi Pontianak
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Imigrasi Sumut Gandeng Pemkab Langkat, Layanan Keimigrasian Segera Lebih Dekat ke Warga
-
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Tiga Kendaraan di Dairi, 2 Bocah Tewas Terlindas
-
15 Nama Lolos Wawancara Calon Anggota Komisi Informasi Sumut, Ini Daftarnya
-
Polisi Tahan Satu Tersangka Lagi Kasus Penganiayaan Maut di Siantar, Mobil Ormas Ikut Diamankan
-
Stok Beras Aceh Tembus 123 Ribu Ton, Bulog Pastikan Aman hingga Awal 2027