- Wanita berinisial WLG tewas akibat luka tembak di Medan pada Minggu (2/8/2026), namun pihak keluarga meragukan penyebab kematiannya.
- Dokter forensik RSUP Adam Malik menyatakan korban mengalami luka tembak tempel di kepala tanpa adanya tanda-tanda kekerasan fisik lain.
- Tim Labfor Polda Sumut dan Polrestabes Medan menyimpulkan korban tewas bunuh diri berdasarkan uji residu tembakan dan bukti saksi.
SuaraSumut.id - Kematian wanita berinisial WLG yang tewas akibat luka tembak senjata api di sebuah rumah di Komplek Bumi Asri, Medan, pada Minggu (2/8/2026), sempat menjadi sorotan publik.
Pasalnya, pihak keluarga membantah keterangan polisi terkait penyebab kematian korban. Pihak keluarga meragukan WLG tewas bunuh diri. Menurut Ica, adik kandung korban, terdapat beberapa diduga bekas luka yang janggal di tubuh jenazah korban.
Selain itu, kejanggalan yang dilihat Ica juga terkait bekas luka tembakan dari senjata milik anggota Polri Brigadir IH yang merupakan suami korban. Menurutnya, jika kakaknya benar-benar tewas akibat luka tembak, mengapa peluru tidak menembus kepalanya.
"Kalau kita lihat bekas penembakan. Kenapa tidak tembus? Terus kalau ngambil peluru, kan harus dibuka tengkorak kepalanya. Yang kami lihat tengkoraknya nggak dibongkar, hanya bagian leher sampai badan yang dipotong," katanya dalam keterangan diterima SuaraSumut.id, Kamis (6/8/2026).
Tak sampai disitu, kejangglan yang lain yang didapati terkait beberapa bagian tubuh yang membiru. Mulai dari perut, paha, kedua kaki, jari-jemari dan ada satu luka goresan di dekat lutut.
"Terus saya lihat di bagian perutnya biru. Kami belum tanya yang biru itu. Langsung dikasi tau sama dua orang di kamar jenazah, satu yang ngomong. Katanya ini membiru karena mulai membusuk katanya," ujar Ica.
Penjelasan Dokter Forensik
Dokter forensik senior RSUP Adam Malik, dr. H. Mistar Ritonga, menjelaskan hasil pemeriksaan forensik terhadap korban yang mengalami luka tembak.
Berdasarkan temuannya, luka yang ditemukan merupakan luka tembak tempel, yakni kondisi ketika ujung senjata api menempel langsung pada kulit saat ditembakkan.
Baca Juga: Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi
Menurut Mistar, karakteristik luka tersebut menunjukkan bahwa moncong senjata berada dalam posisi menempel pada tubuh korban ketika peluru dilepaskan.
"Itu yang kita jumpai ciri-ciri luka tembaknya adalah luka tembak tempel. Artinya senjatanya menempel ke kulit," ungkapnya, kemarin.
Ia menjelaskan, peluru yang ditemukan berada di bawah kulit karena energinya telah berkurang setelah melewati struktur keras pada kepala.
Menurutnya, kecepatan peluru dipengaruhi banyak faktor. Jika peluru mengalami benturan atau gesekan dengan benda keras, maka kecepatannya akan menurun sehingga daya tembusnya ikut berkurang.
Dalam kasus ini, peluru disebut masuk dari sisi kanan kepala, kemudian menelusuri dasar tengkorak hingga menyebabkan retakan sebelum akhirnya berhenti di sisi kiri kepala.
"Luka tembak masuk di sebelah kanan, kemudian peluru menelusuri dasar tengkorak sampai retak-retak. Baru menembus ke sebelah kiri. Tenaganya sudah tidak cukup lagi untuk menembus keluar sehingga berhenti di bawah kulit," jelasnya.
Berita Terkait
-
Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Ironi Yogyakarta, Termasuk Provinsi Paling Bahagia Tapi Catat Suicide Tertinggi RI
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba
-
7 Makanan-Minuman yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur, Bisa Bikin Susah Terlelap
-
6 Penyebab Tagihan Paylater Membengkak, Nomor 5 Sering Bikin Terjebak
-
Waspada! Suara Sound Horeg Berisiko Turunkan Pendengaran
-
Gawat! Anggota Polres Tanjungbalai Diduga Mesum Digerebek Warga