SuaraSumut.id - Peti mati ditinggal di pinggir jalan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara menghebohkan warga.
Peti berisi jenazah wanita berinisial S (62) dengan status probable. Warga Perumnas Mandala ini sempat dirawat di RSU Madani dan meninggal dunia pada Minggu (20/9/2020).
Jenazah dibawa ambulans dan dikawal pihak kepolisian menuju Tempat Pemakaman Ummum (TPU) Kenari sekitar pukul 22.00 WIB.
Belakangan diketahui peti itu ditinggalkan begitu saja didepan gerbang TPU. Sementara petugas yang membawanya langsung pergi.
Pihak keluarga yang mengetahui hal tersebut sontak histeris, bahkan marah hingga mengundang perhatian warga sekitar. Mereka lalu membawa jenazah ke kediaman mereka menggunakan truk bak terbuka.
Tidak lama kemudian, truk kembali ke TPU yang berisi peti jenazah. Petugas kepolisian ramai datang di lokasi perkuburan. Proses pemakaman tetap dilakukan pada pukul 00.00 WIB.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan mengatakan, pihak rumah sakit sudah bertindak sesuai prosedur yang ada.
"Tidak ada masalah, pasien yang bersangkutan itu probable sedang menuju gejala berat. Pihak keluarga jug sudah menandatangani bersedia ditangani dengan protokol Covid-19," kata Mardohar, Selasa (22/9/2020).
IA mengatakan, jika sudah menandatangani surat pernyataan tentu harus siap dengan resiko terburuk. Pihak rumah sakit hanya bertanggung jawab hingga pemulasaran jenazah.
Baca Juga: Pakar Hukum Tata Negara UII: Pilkada 2020 Harus Ditunda
Proses selanjutnya, kata Marhodar, menjadi tugas dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten/kota, dalam hal ini Kabupaten Deli Serdang, karena pasien merupakan warga dari sana.
"Setelah jenazah dilakukan pemulasaraan, kemudian dimasukkan kedalam peti dengan dilapis plastik. Pihak keluarga mengatakan telah berkoordinasi dan GTPP Deli Serdang sudah berada di lokasi," ungkapnya.
Ia mengatakan, tempat pemakaman khusus di Kabupaten Deli Serdang tidak ada, sehingga menjadi persoalan. Keluarga juga sudah menghubungi gugus tugas, namun saat diantar ke lokasi, petugas belum ada di TPU.
"Ini keterangan dari Direktur RS Madani. Ternyata tidak ada (Gugus Deli Serdang)," bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Deli Serdang, dr Ade Budi Krista, membantah dan mengatakan Gugus Tugas Kabupaten Deli Serdang ada didalam pemakaman.
"Yang saya tahu saat diantar pihak RS Madani, tapi di jalan dicegat warga dan diturunkan di depan komplek pemakaman. Saat itu jenazah dibawa oleh keluarga ke rumah duka. Gugus Tugas Deli Serdang kembali menjemput ke rumah dan akhirnya dikuburkan jam 12.00 malam," pungkas Ade yang juga Wakil Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Deli Serdang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional
-
Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama