Suhardiman
Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026. [Ist]
Baca 10 detik
  • Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 sukses digelar untuk memperingati HUT TNI dan mengembangkan pembinaan atlet daerah.
  • Kompetisi ini menerapkan sistem seleksi berjenjang dari tingkat Kodam hingga babak final nasional bagi seluruh peserta.
  • Kodam XVII/Cendrawasih keluar sebagai Juara 1, disusul Kodam V/Brawijaya dan Kodam II/Sriwijaya di posisi berikutnya.

SuaraSumut.id - Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 tuntas digelar. Melalui kompetisi ini, esports menjadi ruang perjumpaan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan generasi muda melalui pendekatan yang modern dan dinamis.

Digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI, ajang ini menjadi wadah pengembangan atlet esports yang terarah dan berkelanjutan.

Kompetisi ini membuka kesempatan bagi talenta dari berbagai daerah untuk berkembang karena menghadirkan jalur seleksi berjenjang dari tingkat daerah hingga babak final nasional.

Rangkaian kompetisi diawali dengan kualifikasi di masing-masing Komando Daerah Militer (Kodam). Tim yang lolos dari tahap daerah kemudian melanjutkan perjuangan melalui kualifikasi tingkat nasional untuk memperebutkan tempat di babak final.

Mekanisme ini membuka peluang bagi tim dari berbagai wilayah untuk bersaing di tingkat nasional melalui proses seleksi yang terstruktur.

Pada babak final, Kodam XVII/Cendrawasih berhasil meraih Juara 1, disusul Kodam V/Brawijaya sebagai Juara 2 dan Kodam II/Sriwijaya sebagai Juara 3. Hasil ini menjadi pencapaian bagi para peserta sekaligus menunjukkan potensi talenta esports dari berbagai wilayah Indonesia untuk bersaing di tingkat nasional.

Wakil Ketua Panitia Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, Canka Adzana Jagad Subiyanto, menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang untuk menjangkau komunitas esports di berbagai daerah dan membuka peluang bagi talenta lokal untuk berkembang.

“Melalui Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, kami ingin menghadirkan wadah bagi komunitas esports di berbagai daerah untuk berkompetisi dan menunjukkan potensi terbaik mereka," katanya.

"Dengan mengusung tema ‘Rise as One’, kompetisi ini membawa semangat persatuan di tengah keberagaman Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi talenta-talenta daerah untuk berkembang menjadi atlet esports potensial yang dapat berkontribusi bagi prestasi Indonesia di masa depan. Kami berharap ajang ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak komunitas esports di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Ketua Umum PBESI, M. Herindra, menekankan pentingnya membangun ekosistem esports yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan potensi atlet secara berkelanjutan.

“PBESI juga terus mendorong lahirnya wajah-wajah baru dalam ekosistem esports Indonesia yang merepresentasikan generasi muda yang dinamis, modern, dan penuh warna. Mereka bukan hanya atlet dan pelaku esports, tetapi juga dapat menjadi representasi prestasi Indonesia di panggung dunia. Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan sekadar penonton dalam perkembangan esports global, melainkan mampu mengambil peran sebagai salah satu kekuatan yang diperhitungkan di dunia," katanya.

Load More