SuaraSumut.id - Kasus pasien positif Covid-19 di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara terus melonjak. Saat ini sebanyak 24 orang dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan pemerintah setempat.
"Keterangan sebanyak 24 warga Kota Gunungsitoli terkonfirmasi positif Covid-19 kita peroleh dari Laboratorium Prodia Sibolga, Rumah Sakit Umum Gunungsitoli dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gunungsitoli, Onahia Telaumbanua, Selasa (6/10/2020).
Menurut Onahia Telaumbanua yang juga sebagai juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli, dari 24 warga yang terkonfirmasi sebagian besar yang ikut tes swab massal yang digelar Pemkot Gunungsitoli.
Sedangkan sebagian lagi adalah hasil swab warga yang dikirim sebelumnya oleh Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.
24 warga yang baru terkonfirmasi posotif COVID-19 tersebut adalah berinisial EW (3,5), NZ (43), NS (38), LL (27), FL (24), RT (27 ), FZ (57), YD (22), NL (33), WZ (35), PZ (27), FL (23), YPH (35), IT (27), NZ (40), MD (41), MP (28), HW (27), BZ (31),.NZ (23), YL (34), NH (28), NRB (52), dan JH (13).
"Dengan adanya penambahan 24 yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka jumlah warga Kota Gunungsitoli keseluruhan yang positif terpapar Covid-19 hingga hari ini adalah sebanyak 182 orang," ujarnya.
Namun Onahia lebih lanjut mengatakan ada empat warga Kota Gunungsitoli yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19, setelah menjalani isolasi dan perawatan dinyatakan telah sehat.
"Warga yang sehat setelah menjalani isolasi dan perawatan juga bertambah empat orang, sehingga dari 182 warga Kota Gunungsitoli yang positif Covid-19 dan menjalani isolasi, sebanyak 135 orang dinyatakan telah sehat dan tujuh orang meninggal dunia," katanya. (Antara)
Baca Juga: Efek Trump Tinggalkan Rumah Sakit, Harga Minyak Dunia Naik
Berita Terkait
-
Usai 28 Izin Dicabut, Greenpeace Tagih Transparansi Pemerintah Tertibkan Kawasan Hutan
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Gubernur Bobby Nasution Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 31 Desember 2025
-
Mensos Salurkan Santunan Rp15 Juta bagi Ahli Waris Korban Bencana di Sibolga
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini