SuaraSumut.id - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara mengeluarkan awan panas, Kamis (29/10/2020). Masyarakat dan wisatawan diminta untuk menjauhi zona merah (larangan).
"Berhubung ini dalam masa libur, kepada wisatawan untuk tidak mendekat di wilayah zona merah. Selain itu, kita minta tetap mematuhi protokol kesehatan saat pandemi Covid-19," kata Pelaksana tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanail Perangin-angin saat dikonfirmasi.
Saat ini, kata Natail, Gunung Sinabung pada status Level III (Siaga). Pihaknya merekomendasi warga maupun petani tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 Km dari Puncak Gunung Sinabung.
Selanjutnya, radius sektoral 5 Km untuk sektor selatan-timur, dan 4 Km untuk sektor timur-utara.
"Wisatawan dilarang untuk memasuki wilayah dengan radius 3 - 4 kilometer. Misalnya di lokasi wisata Danau Lau Kawar yang saat ini sudah ditutup untuk umum," jelasnya.
Gunung Sinabung mengeluarkan awan panas dengan luncurannya mencapai 2.000 meter ke arah timur-tenggara dengan tinggi kolom 1500 meter.
Beberapa kecamatan yang terdampak abu, yakni Kecamatan Namanteran, Kecamata Merdeka, Kecamatan Berastagi dan sebagian di Kecamatan Dolok Rayat.
Saat ini kondisi beberapa kecamatan terdampak sudah kondusif setelah dilakukan upaya pembersihan material guguran awan.
Kontributor : Muhlis
Baca Juga: BMKG Imbau Warga di Sumut Waspadai Potensi Banjir dan Longsor
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak