SuaraSumut.id - Pemerintah memberlakukan cuti bersama mulai 28 Oktober Hingga 1 November 2020.
Hal ini membuat tingkat hunian hotel di daerah wisata di Sumatera Utara melonjak tajam. Hunian hotel di daerah Berastagi dan Parapat yang mencapai 80-85 persen.
"Untuk Rabu hingga Kamis, hunian hotel di Berastagi rata-rata 50-70 persen, sementara Jumat-Minggu berkisar 80-85 persen," kata General Manager Hotel Sibayak Internasional, Berastagi, Dedi Nelson Seperti dilansir dari Antara, Kamis (29/10/2020).
Tamu hotel yang memesan sebagian besar warga Kota Medan dan sekitarnya.
Meski meningkat, katanya, manajemen tetap memberikan diskon harga kamar rata-rata 20 persen.
"Diskon untuk daya tarik tamu hotel di tengah masih ada pandemi Covid-19," jelasnya.
Peningkatan jumlah tamu sebagai dampak libur panjang. Namun usai libur, tamu hotel diprediksi kembali turun karena masih ada pandemi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana