SuaraSumut.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyosialisasikan Grand Desain Keolahragaan Nasional, pada Kamis (12/11/2020).
Grand Desain berisi tentang rencana jangka panjang untuk menyiapkan fondasi kuat proses pencetakan atlet, sistem pembinaan, sumber daya dan lainnya yang berujung pada peningkatan prestasi olahraga Indonesia.
"Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi yang kita pilih untuk Uji Publik Grand Desain Keolahragaan Nasional, karena kita tahu bersama Sumut ini termasuk gudang para atlet. Salah satu provinsi di luar Jawa yang selalu peringkat atas pada pertandingan nasional. Selain itu, para atletnya menonjol di cabor-cabor tertentu seperti sepak bola dan tinju," kata Zainudin.
Grand Desain, kata Zainudin, diperlukan lantaran prestasi keolahragaan tidak dapat diperoleh dengan proses yang instan. Melainkan dengan road map atau peta jalan yang jelas dan rinci.
Selama 75 tahun Indonesia merdeka, kata Zainudin, ternyata belum ada grand desain keolahragaan yang dirancang untuk memajukan dunia olahraga.
"Negara-negara maju itu atletnya disiapkan beberapa tahun lalu. Bukan ketika ada pertandingan baru menyiapkan atlet dan latihan. Kita jangan kalah dengan negara yang penduduknya hanya sedikit. Penduduk kita sekitar 267 juta sekarang, seharusnya banyak atlet yang bisa dibina," ujarnya.
Zainudin menyampaikan harapan agar para peserta memberi masukan pada Uji Publik Grand Desain Keolahragaan Nasional, baik yang hadir secara langsung maupun secara virtual.
Dukungan kepada pembangunan Sumut Sport Center dan Pelaksanaan PON XXI juga disampaikan Zainudin kepada Gubernur Edy Rahmayadi.
"Komitmen Kemenpora seratus persen mendukung pembangunan Sumut Sport Center," cetusnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menayangkan rancangan Sumut Sport Center yang telah mulai pembangunannya, diawali dengan groundbreaking pada bulan Agustus tahun 2019.
Baca Juga: LBH Medan Minta Kuburan 2 Tahanan Tewas di Polsek Sunggal Dibongkar
Edy berharap, Sumut Sport Center menjadi salah satu upaya mendukung kemajuan dunia olahraga di Indonesia.
"Sport Center yang kita bangun di atas tanah seluas 300 hektare ini disiapkan untuk ajang olahraga nasional maupun internasional. Mudah-mudahan rampung tahun 2024 dan menjadi arena olahraga terbesar di Asia. Kami mohon dukungan dari Bapak dan Ibu semua agar pembangunan ini bisa berjalan lancar. Dan keolahragaan kita semakin maju dan semakin berprestasi hingga tingkat internasional," harap Edy.
Diketahui, beberapa perencanaan dan konsep yang termuat dalam Grand Desain Keolahragaan Nasional adalah pembinaan olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi dan pemassalan olahraga di semua lapisan masyarakat.
Grand Desain Keolahragaan Nasional akan diterapkan di seluruh wilayah Indonesia dengan sasaran jangka menengah dan panjang dalam kurun waktu tahun 2020-2045.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI
-
Mazda Hadirkan The All-New CX-5 Kuro Edition di Medan
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Strombolian, Status Level III Masih Berlaku
-
Brigadir Iman Dijatuhi Demosi 5 Tahun, Eks Istri Tewas karena Luka Tembak