SuaraSumut.id - Kejari Sibolga mengeksekusi terpidana pencemaran nama baik Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, Senin (16/11/2020) sore.
"Benar, saudara Charles Pardede sudah dieksekusi sore tadi, dan sekarang sudah ada di Lapas Kelas IIA Sibolga," kata Kepala Kejari Sibolga, Henri Nainggolan, dilansir Antara, Selasa (17/11/2020).
Seharusnya Charles Pardede dieksekusi pada 3-4 minggu lalu. Namun, karena Charles reaktif hasil rapid tes, sehingga ditunggu sampai kondisinya nonreaktif.
"Jadi hari ini dicek kondisinya dan sudah normal (nonreaktif). Kita jelaskan kepada yang bersangkutan bahwa harus ditahan, dan itu sesuai dengan putusan MA yang wajib kami laksanakan," ujarnya.
Dilihat dari SIPP PN Sibolga, kasus yang menjerat Charles Pardede berawal pada tahun 2016, saat Bakhtiar Ahmad Sibarani masih menjabat Ketua DPRD Tapteng.
Charles saat itu disebut membuat status di Facebook miliknya yang dinilai bernada penghinaan atau pencemaran nama baik terhadap Bakhtiar.
Atas postingan itu, Bakhtiar merasa keberatan dan membuat laporan yang berlanjut ke persidangan.
Majelis hakim menyatakan terpidana terbukti bersalah melakukan pencemaran nama baik. Charles dinyatakan melanggar Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Ia dijatuhi vonis 2 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan.
Baca Juga: Aa Umbara Hadiri Pemeriksaan KPK, Kasusnya Masih Misteri
Charles lalu mengajukan banding dan hasilnya Majelis hakim PT Medan memutus dengan menguatkan putusan PN Sibolga.
Atas vonis itu Charles melakukan Kasasi, dan hasilnya sesuai dengan putusan Kasasi nomor: 319K/Pid.Sus/2019 menjelaskan, Amar Putusan Kasasi Charles ditolak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live
-
Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi
-
Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya
-
Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
BRI Siapkan Buyback Rp1 Triliun, Ini Jadwal Pelaksanaannya