SuaraSumut.id - Tujuh dari 21 kecamatan di Kota Medan terendam banjir. Hal itu disebabkan hujan deras yang mengguyur Medan.
"Dampak banjir merendam 2.773 rumah, 1.983 KK dan 5.965 jiwa," kata kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Nurly, Jumat (4/12/2020).
Tujuh kecamatan yang terendam banjir, yaitu Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Polonia.
Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari.
Kondisi itu diperparah dengan meluapnya Sungai Sunggal, Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Denai.
Hal itu mengakibatkan ketinggian TMA-DAS mengalami kenaikan 3 hingga 5 meter.
"Saat ini Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Medan sudah melakukan evakuasi di beberapa tempat di Kota Medan. Sebanyak 181 jiwa sudah berhasil dievakuasi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu
-
Gunung Sinabung Siaga, 650 Warga Karo Mengungsi
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya