Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno
Kamis, 10 Desember 2020 | 00:21 WIB
Bobby Nasution dan Akhyar Nasution saat pencoblosan di Pilkada Medan. [Foto: Suhardiman]

"Kita tadi mengecek kira-kira ada 1600 TPS yang masuk dan kondisinya memang berimbang," kata Amsal.

Pihaknya akan mengawal suara yang telah masuk di tahapan penghitungan tingkat kecamatan.
Amsal mengakui jika dari hasil penghitungan, angka kemenangan kedua pasangan sangat fluktuatif.

"Angkanya fluktuatif, di kecamatan kecamatan tertentu kita unggul, tapi kecamatan lain 02 unggul. Selisih kemenangan ini yang kita optimis akan memenangkan Akhyar-Salman," ujar Amsal.

Awal Perjuangan Membangun Medan

Baca Juga: Kemenangan Er-Ji di Pilwali Surabaya Tak Lepas dari Sosok Wali Kota Risma

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah mengaku, kemenangan Bobby-Aulia adalah perjuangan seluruh masyarakat, yang menginginkan perubahan Kota Medan menjadi lebih baik.

Ia berharap, Bobby-Aulia dapat menjadi pemimpin yang arif dan bijaksana, yang bisa berdiri ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan, dan menjadi pemimpin yang dicintai masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan niat hati yang tulus, kalau memang ingin membangun kota yang kita cintai ini, Insya Allah, Allah SWT melindungi dan memberikan petunjuk untuk mengambil keputusan-keputusan yang terbaik," kata pria yang akrab disapa Ijeck.

Ijeck berharap, dengan hadirnya Bobby-Aulia menjadi awal perjuangan untuk memimpin masyarakat. Bahwa apa yang diucapkan, sambungnya, itu yang akan dilakukan.

"Mudah-mudahan kedepan nantinya, Sumatera Utara dengan ibukotanya Medan, menjadi cerminan yang akan diikuti oleh kabupaten/kota lainnya di Sumut," pungkasnya.

Baca Juga: Pilkada Medan, Sejumlah Pasien Covid-19 Gagal Memilih

Kontributor : Muhlis

Load More