SuaraSumut.id - Polisi menangkap 11 tersangka terkait kasus narkoba. Satu orang tersangka ditembak mati karena melawan petugas.
Polisi menyita barang bukti 16 kg sabu dari dua kelompok jaringan Riau-Sumut dan Aceh-Medan tersebut.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, pengungkapan pada 6 Desember 2020. Petugas menangkap MR di Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, Sumut. Dari MR disita barang bukti 2 kg sabu.
"Tersangka mengaku akan membawa sabu itu ke Dumai," kata Martuani dalam paparannya di RS Bhayangkara Medan, Kamis (17/12/2020).
Petugas menangkap SF dan MS di Kecamatan Medan Sunggal pada 7 Desember, dan disita 1,012 kg sabu.
"Petugas kembali menangkap AR dan AJ di Kecamatan Sunggal pada 8 Desember dengan barang bukti 1,010 kg sabu," ujarnya.
Petugas melakukan pengembangan dan menangkap ZI, SM dan SA di Jalan Medan-Binjai KM 13,5.
"Mereka ditangkap pada 9 Desember dengan barang bukti 1,97 kg sabu," ungkapnya.
Tak sampai di situ, pada 10 Desember petugas menangkap DL di kawasan Medan Sunggal.
Baca Juga: Kejari Padangsidimpuan Musnahkan Barang Bukti Kasus Kejahatan
"Dari DL disita total 4 Kg sabu yang disimpan dalam kotak kado," jelasnya.
Saat diinterogasi DL mengaku ada pengiriman sabu dari Aceh ke Medan. Petugas kembali melakukan pengembangan pada 15 Desember dan mendapati dua unit mobil dengan ciri-ciri yang dimaksud di Langkat.
Pengejaran dilakukan dan mengamankan HN dari dalam mobil. Saat dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti.
Namun, HN menyebut bahwa mobil di depannya ada seorang pria. Petugas melakukan pengejaran, namun mobil itu tidak mau berhenti. Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terarah dan terukur terhadap pengendaranya.
"Saat digeledah ditemukan 6 Kg sabu. Petugas membawa tersangka LJ ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat pertolongan. Namun, dalam perjalanan LJ meninggal dunia," kata Martuani.
Martuani mengatakan, modus tersangka menyimpan narkoba dalam sepatu dan dalam paket yang dibungkus Kado.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap