SuaraSumut.id - Naiknya harga cabai rawit pada awal Januari 2021 membuat omzet penjual cabai di pasar tradisional di Kota Blitar menurun drastis.
Harga cabai rawit semula Rp 50.000 per kilogram naik hingga mencapai Rp 70.000 per kilogram. Pedagang mengeluh karena kenaikan harga cabai berdampak pada menurunnya omzet mereka.
Salah satunya dikeluhkan Ali Mahmud, pedagang cabai di Pasar Legi, Kota Blitar. Ia biasanya mampu menjual 50 kilogram cabai rawit per hari, kini hanya mampu menjual 30 kilogram per hari.
"Karena harga mahal, penjualan juga ikut turun. Mungkin banyak orang mengurangi la konsumsi cabai rawit. Ya karena mahal mas," katanya, Kamis (7/1/2020).
Ali mengemukakan, kenaikkan harga cabai dipicu kurangnya stok cabai dari petani. Menurutnya, banyak petani cabai gagal panen karena pohon cabainya mati saat musim hujan.
"Stok cabai di petani memang turun. Karena ketika musim hujan, produksi cabai tidak maksimal banyak yang busuk," jelasnya.
Hal sama juga dikeluhkan pedagang cabai di Pasar Pon Kota Blitar, Sutini. Ia mengaku omzet penjualannya juga menurun. Hal itu, dikatakannya, akibat harga cabai tembus Rp 70.000 per kilogram yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
"Saya biasa bisa menjual sampai 30-40 kilo sehari. Sekarang paling banyak ya 20 kg," keluhnya
Menurut Sutini, naiknya harga cabai dipicu oleh menurunnya pasokan cabai dari petani. Ia katakan, banyak petani cabai gagal panen saat musim hujan.
Baca Juga: Merasa Ditipu, Pembeli Tebas Tangan Pedagang Dengan Golok Hingga Putus
"Sampai sekarang harganya (cabai rawit) tidak stabil, tapi terus mengalami kenaikkan. Hari ini harganya masih Rp 70.000 per kilogram," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan
-
BRImo Ramaikan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI dan Update 6 Tahun
-
7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia