
SuaraSumut.id - Proses pencarian korban pesawat Sriwijaya Air jatuh di perairan Kepulauan Seribu memasuki hari ketiga, Senin (11/1/2021). Kali ini, Tim SAR gabungan akan fokus kepada pencarian korban dan kotak hitam pesawat.
Proses pencarian juga akan diperluas hingga ke pesisir, mengingat arus air yang bergerak ke arah pesisir.
Direktur Opersional Basarnas Brigjen (Mar) Rasman mengatakan, armada kapal bakal ditambah untuk melakukan operasi SAR pencarian pesawat dan korban SJ 182 di hari ketiga ini. Sebab, area pencarian kemungkinan meluas dari sebelumnya.
Rasman berujar, ada sekitar 53 kapal ditambah armada berupa sea rider jetski, perahu karet dan rib berjumlah sekitar 20.
Baca Juga: Janji! Sriwijaya Air Bakal Tanggungjawab ke keluarga 64 Penumpang SJ182
"Bahwa kemungkinan ini akan meluas. Oleh karena itu juga unsur-unsur yang terlibat kalau kemarin masih sekitar 30-an sekarang hari ini sekitar 53 kapal yang akan terlibat langsung dalam pencarian dan pertolongan," kata Rasman di Posko Terpadu JICT II, Senin (11/1/2021).
Sementara itu dari sisi personel yang dikerahkan dalam hari ketiga operasi SAR gabungan SJ182 berjumlah 2.600 orang, baik yang terlibat langsung atau tidak langsung terhadap kegiatan.
"Kemudian rekan-rekan kita yang punya kemampuan penyelaman ini jumlahnya luar biasa, mudah-mudahan hari ini juga mungkin masih ada yang terlibat langsung. Memang kita lebih fokus ke bawah air supaya lebih efektif jadi kita konsentrasi di bawah air. Namun demikian juga di atas permukaan tetap kita fokuskan," tutur Rasman.
Sebelumnya, Memasuki hari ketiga pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182, tim SAR gabungan memusatkan pada evakuasi korban sekaligus penemuan kotak hitam atau blackbox.
Penemuan black box difokuskan mengingat sinyalnya yang sudah terdeteksi di sekitar lokasi jatuhnya SJ182. Direktur Opersional Basarnas Brigjen (Mar) Rasman bahkan sempat berharap black box dapat ditemukan pada hari kedua pencarian, pada Minggu (10/1) malam.
Baca Juga: Baru Menikah, Selebgram Syifa Mila Jadi Korban Sriwijaya Air SJ 182
"Mudah-mudahan saja (black box) malam ini, harapan kami lebih cepat lebih baik. Namun, kondisi malam menjadi hambatan tim untuk mendalami penyelaman. Harapan kami saya kira lebih cepat lebih baik," kata Rasman di Posko Terpadu JICT II, Minggu (10/1/2021).
Berita Terkait
-
Akhirnya Terkuak, 6 Temuan KNKT Soal Penyebab Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh di Perairan Kepulauan Seribu
-
Terungkap! Ini 4 Hasil KNKT Investigasi Kecelakaan Pesawat Sriwijaya SJ 182
-
27 Ahli Waris Masih Belum Dapat Ganti Rugi dari Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182
-
KNKT Beberkan Penyebab Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps